Our Happy Ending – Part 3

 

 

Cast :

 

Park Cheonsa

Choi Siwon

Cho Kyuhyun

Seo Ji Hye

Supporting Cast:

 

Park HaeJin

Park Chanyeol

Kim Ryeowook

Yoo In Na

 

 

Creator :  Alicia Kim /@Qraelf

Thank you and happy reading ^^

 

 

What i am fighting for?

Someone Who loved me or Someone who i love ..

-Park Cheonsa –

 

 

 

 

“Dimana isteri ku?” Siwon bertanya dengan nada kesal, ia bersiap untuk memberikan Cheonsa pelajaran karena pergi bersama Kyuhyun di tengah acara ulang tahun perkawinan kedua orang tuanya. Namun Siwon tertegun setelah mendengar jawaban atas pertanyaanya.

 

“ Nyonya muda sedang tidur tuan, baru saja saya mengantarkan aspirin dan teh hangat untuknya.”

 

“Aku akan menemuninya, terimakasih bibi jang.” Siwon melanjutkan langkahnya. Ia membuka pintu kamar utama yang ia gunakan  dengan perlahan, mendekati Cheonsa yang sudah menutup kedua matanya, ia membenarkan letak selimut yang digunakan Cheonsa serta mengelus lembut puncak kepala isterinya itu. Entah kenapa semenjak kepergian Cheonsa bersama Kyuhyun dari hotel tadi membuatnya tidak tenang,ada rasa kesal dan marah karena hal itu apalagi sebelumnya Cheonsa sempat memberikan Siwon tanda jika ia akan benar-benar ditinggalkan.

 

“Apa yang terjadi padaku?! Perasaan macam apa ini?”

 

 

Siwon meraih kunci mobilnya setelah 2 jam berkutat dengan pekerjaannya, ia memutuskan untuk keluar mencari udara segar atau sekedar meminum Coffee di tempat yang biasa ia datangi.

 

“Siwon-sshi”

 

Siwon menghentikan langkahnya, memutar tubuhnya menghadap Cheonsa yang sudah mengganti pakaian tidurnya. “Apa kau ingin pergi?!” Siwon menganggukan kepalanya pelan, Cheonsa menghela nafasnya memandang kearah Siwon mengira ia akan pergi menemui Ji Hye. Cheonsa pun memilih untuk mendahului Siwon menuju mobil miliknya, begitu pun juga Siwon dengan cepat ia mengikuti langkah Cheonsa.

 

“Mau kemana kau malam-malam begini?” Siwon meraih lengan Cheonsa, menatapnya dengan tatapan tidak sukanya, Siwon beranggapan Cheonsa akan pergi bertemu dengan Kyuhyun, namun ada perasaan lega ketika Cheonsa memberti tahu tujuan ia sebenarnya.

 

“Starbucks Coffee – Aku lapar!” Cheonsa menjawab dengan ketus, melepaskan gengaman Siwon pada lengannya dan melanjutkan langkahnya kembali. Siwon pun mengejar Cheonsa, menutup paksa pintu kemudi yang Cheonsa buka.

 

“Menggunakan mobilku saja“ Siwon menarik nya dalam gengaman  menuju kursi kemudi.

 

Starbucks Coffee

 

“Apa yang kau lihat diluar sana?” Siwon mengambil tempat berhadapan dengan Cheonsa yang masih memandang kearah luar jendela.

 

“Salju – apa kau tidak sadar, ini adalah salju pertama yang turun musim ini, dan pertama kalinya kita menghabiskan waktu bersama – berdua” Cheonsa tersenyum sekilas kepada Siwon sebelum kembali memandang keluar jendela.

 

“Cheonsa -”

 

“Heemm?!” Cheonsa menatap Siwon sekilas kemudian mulai memotong-motong Cinamon roll milikmya

 

“Mengenai perkataan mu tadi -” Cheonsa menghentikan kegiatannya, memandang Siwon menunggun untuk  meneruskan perkataannya “Perkataan tentang aku yang harus memilih antara kau atau Ji Hye” Cheonsa meletakkan garpu dan pisau diatas meja, menatap Siwon dengan tatapan berbeda.

 

“Aku Serius dengan perkataan ku. Kau tidak boleh egois menginginkan kami berdua untuk berada disisi mu, jika kau benar mencintai nya dan ingin menjadikan nya sebagai sumber kebahagiaan mu. Aku ikhlas, dan tentu saja aku akan membantu mu mengatakan nya pada kedua orang tua kita”

 

“Cheonsa” Siwon menatap wanita yang berada di hadapannya dengan ntahlah, ia sendiri tidak tahu bagaimana perasaanya saat ini.

 

“Kau tahu? Sejujurnya aku benci mengatakan hal ini, aku merasa sungguh malu dan bodoh, aku benci mengatakannya karena aku tahu kau akan mengatakan yang sebaliknya “

 

“Choi Siwon, Aku mencintai mu” Siwon tersenyum simpul, ia memang sudah tahu perasaan Cheonsa terhadapnya.

 

“Namun aku sadar, Aku Juga tidak boleh memaksakan keinginan ku. Memang  benar  aku sangat mencintai mu , dan aku sadar jika aku tidak boleh memaksakan apa yang bukan menjadi milikku. Dan aku melepasmu karena satu hal – karena aku terlalu mencintai mu” Cheonsa kembali mengalihkan pandangannya menuju keluar jendela menyembunyikan air mata yang akan turun dari sudut kedua mata nya.

 

Siwon terdiam mendengar setiap perkataan yang keluar dari mulut Cheonsa. Ia menundukan wajahnya menyembunyikan air mata haru bercampur rasa penyesalan.

 

“Mau kemana?” Siwon terkejut melihat Cheonsa tiba-tiba bangkit dari kursinya.

“Menikmati Salju-“ Cheonsa tersenyum menatap Siwon sebelum akhirnya pergi keluar dariStarbucks. Siwon mengalihkan pandangannya keluar Jendela, memandang Cheonsa yang sedang merentangkan kedua tangan, mengadahkan kepala seraya menutup kedua matanya membiarkan butiran Salju menyentuh kulit wajahnya.

 

Cheonsa membuka kedua matanya ketika merasa ada sesuatu menyentuh mata kakinya “Puppy!” Cheonsa berjongkok mengelus lembut kepala anak anjing tersebut, ia pun tertawa ketika anjing tersebut meloncat-loncat dihadapannya seperti mengajak ia bermain.

 

“Kau bisa terkena flu jika bermain terus dengan anak anjing ini” Cheonsa melirik singkat kearah Siwon kemudian kembali memusatkan perhatiannya pada anak anjing  tersebut.

 

“Aku ingin membawanya “ Cheonsa menegakkan tubuhnya berdiri bersebelahan dengan Siwon. “ Aku tahu kau suka dengan anjing bukan? Bugsy kemariiiii!!” Cheonsa mengejar anak anjing yang ia beri nama Bugsy seenaknya, meninggalkan Siwon sendirian.  Siwon tersenyum, Ia tidak menyangka Cheonsa masih mengingat hal itu.

 

“Siwon-sshi , Bantu aku untuk menangkapnya!” Teriak Cheonsa berlari mengejar Bugsy menuju taman bermain yang terletak tak jauh dari tempat mereka berada, Cheonsa  bersikukuh ingin membawa bugsy pulang ke rumahnya .

 

“Biarkan saja aku rasa tuannya akan segera mencari keberadaan anjing itu!”  Teriak Siwon yang dibalas tatapan tajam oleh Cheonsa, Siwon meggerutu karena Cheonsa masih saja berkutat dengan bagaimana cara untuk menangkap Bugsy. Ia menyerah karena Chonsa tak mau beranjak sebelum berhasil mendapatkan bugsy dan akhirnya Siwon berusaha membantu menangkap anak anjing tersebut. Siwon dan Cheonsa berlarian untuk mengejar Bugsy,  saling memaki agar kedua nya melakukan hal yang benar.

 

“Dia disana Sssttt!!” Cheonsa menempatkan telunjuk pada bibirnya , menatap Siwon yang berada tak jauh darinya, Siwon pun menganggukan kepalanya mengerti. Mereka berdua berjalan mengendap-ngendap agar Bugsy tidak terkejut dan memutuskan untuk berlari.

 

“1-2-3!”

 

“AAAggghhhhhh!!!” Siwon dan Cheonsa terduduk karena  kedua dahi mereka berbenturan , mereka saling berpandangan sengaraya mengusap dahi mereka  yang  terasa sakit, namun ringisan mereka berubah menjadi senyuman, kemudian menjadi suara tawa memecah  keheningan taman bermain yang mulai ditutupi oleh Salju.

 

“Hahahahahahha- kau – hahahahah!”

 

 

Choi Siwon dan Park Cheonsa

Private House

Gangnam-gu

 

Siwon dan Cheonsa menghentikan langkah mereka  menuju pintu utama ketika melihat Choi SeungWon  yang masih mengenakan pakaian resmi berdiri menatap kedua nya dengan tatapan tidak bersahabat.

 

“Dari mana saja kalian berdua?!”  Siwon melirik Cheonsa dan  Bugsy. “Dan anjing siapa yang kau bawa Nyonya muda?!” Cheonsa mengigit bibir dalam nya takut karena suara SeungWon benar-benar tidak bersahabat.

 

“Maafkan aku Nyonya aku sudah berusaha menghubungi kalian “Luhan datang dengan terburu-buru menghampiri kedua nya, Cheonsa memberikan Bugsy kepada Luhan untuk dibawa menuju paviliun belakang.

 

“Bisa kalian beritahu aku, kenapa kalian pergi begitu saja dari acara ku?” Siwon dan Cheonsa menundukan kepalanya seperti anak berumur 10 tahun  tertangkap basah membolos dari sekolah mereka.

 

“Kalian tahu bagaimana bingungnya aku menjawab pertanyaan para tamu karena tak bisa menemukan keberadaan kalian berdua?!”

 

“Yeobo ini sudah larut untuk kau memarahi mereka berdua, jangan lupa mereka bukan lagi anak-anak mu yang berumur 15 tahun yang membolos dari les piano mereka.” Choi Eun Jeung berusaha menenangkan Suaminya itu.

 

“Biarkan aku memarahi mereka, mereka itu –“

 

“Guk Guk!”

 

Siwon dan Cheonsa membulatkan kedua mata mereka menatap Bugsy duduk menatap SeungWon dan Eun Jeung dengan buntut yang bergerak-gerak menandakan ia sedang senang. SeungWon dan Eun Jeung pun menatap kearah anak anjing french bulldog  sedang menatap mereka dengan wajah yang gembira.

“Bukanlah kau menyerahkannya kepada luhan tadi, kenapa dia bisa ada disini?” Bisik Siwon yang dijawab gelengan kepala Cheonsa.

 

“Kau harus melakukan sesuatu,sebelum Appa akan memakannya hidup-hidup” Cheonsa membulatkan kedua matanya, mengelengkan kepalanya membayangkan jika ayah mertuanya benar-benar akan memakan bugsy hidup-hidup.

 

“Aku harus memberikannya makan, Bye Dad!” Cheonsa meraih Bugsy, mencium pipi SeungWon dan Eun Jeung bergantian sebelum pergi meninggalkan ruang keluarga, begitu pula dengan Siwon yang memilih mecium kedua orang tuanya itu dan mengikuti  Cheonsa dan tak memperdulikan teriakan SeungWon.

 

“YA!!! Aku belum selesai bicara – kalian ini!!!” SengWon mendengus kesal melihat anak dan menantunya pergi begitu saja.

 

“Sudahlah Yeobo- sebaiknya kita menginap disini saja Bibi Jang sudah menyiapkan kamar untuk kita berdua.”

 –

In the Morning

 

“Choi Siwon!!!!”

 

Choi SeungWon dan Choi Eun Jeung menghentikan kegiatan sarapan mereka, saling berpandangan dan menatap Siwon yang tidak bergeming mendengar Cheonsa yang berteriak.

 

“Kenapa dengan Isteri mu? bukan kah Cheonsa tidak pernah berteriak didalam rumah?”Seungwon menatap heran kearah Eun Jeung.

 

“Sepertinya ia sedang terlambat – Bibi Jang! , beritahu Xiumin Nyonya muda mu terlambat dan minta ia untuk segera bergegas” Siwon menganggukan kepalanya pada Bibi Jang yang segera undur diri.

 

“Kau mau mati hah?!! Bagaimana mungkin kau tidak membangunkanku!” Cheonsa berteriak seraya melangkahkan kakinya menuruni tangga menuju ruang makan .

 

“Selamat pagi Abonim – Eomonim “Cheonsa menyempatkan mencium pipi kedua orang tua Siwon sebelum  melanjutkan kemarahannya pada Siwon. “Sudah ku katakan untuk membangunkan ku sepagi mungkin, hari ini aku ada meeting besar dan aku terlambat!” Cheonsa meminum Orange Juice nya.

 

“Aku pergi Abonim – Eomanim!” Cheonsa beranjak  meninggalkan ruang makan

 

“Ya! Park Cheonsa!”  Cheonsa menghentikan langkahnya, ia membalikkan tubuhnya pada Siwon yang memanggil namanya dengan suara yang sedikit keras.

 

“Jaket Mu!”

 

Siwon mengangkat jaket untuk Cheonsa kenakan hari ini, mengingat sudah turun salju diluar sana, Cheonsa pun kembali berjalan mendekati Siwon, meraih Jaketnya dan mecium pipi Siwon sekilas sebelum benar-benar meninggalkan kediamanya. Siwon yang mendapat kecupan Singkat tanpa direncannakan pun membulatkan kedua matanya terkejut dengan yang Cheonsa lakukan.

 

“Sepertinya kau terkejut dengan ciuman selamat pagi mu?” Siwon tersadarkan akibat perkataan yang terselip nada aneh yang diutarakan oleh Choi SeungWon.

 

“Hanya saja tak biasanya Cheonsa melakukannya didepan umum!” bela Siwon berusaha mengontrol dirinya sendiri.

 

Starbucks Coffee Store

 

“Aagghh.. panas.. “ Cheonsa mengusap pakaiannya yang terkena kopi panas.

 

“Mianne- Jeongmal Mianneo “ Seseorang memberikan Cheonsa Tissue , ia segera menerimanya seraya menekan-nekan tissue pada pakaiannya mengurangi rasa panas

 

“Tidak apa , kau tak perlu khawatir,aku yang salah karena terlalu sibuk dengan pekerjaan ku”Cheonsa tersenyum

 

“Bang Sung Joon”

 

“Park Cheonsa”

 

“Nama yang cantik sesuai dengan orang nya  “ Cheonsa  hanya membalasnya dengan senyuman.

 

“ take a seat, i will buy you a coffee”

 

“ Ristreto Bianco Please .. “

 

 Key.. you take my job for meeting today, i got a little accident here i guess i cant be there, no no..im fine its not serious.. really, thankyou for worying me.. “Cheonsa mengakhiri pembicaraannya dengan Key

 

“ Aku benar-benar minta maaf, sepertinya kau harus melewatkan sesuatu penting kali ini’ Cheonsa menerima Ristreto bianco dari Sung Joon “ Tidak masalah, teman ku sudah menggantikannya, sepertinya kau bukan orang sini”

 

“ Aku lahir dan besar di jepang – namun aku masih warga negara Korea”

 

Sung Joon dan Cheonsa berbincang-bincang sehingga mereka lupa akan waktu, Sung Joon berhasil membuat Cheonsa tertawa dengan semua lelucon yang ia sampaikan. Cheonsa juga baru mengetahui jika Sung Joon adalah salah satu dokter specialis anak terbaik di Jepang.

 

“Park Cheonsa!!!”Cheonsa dan Sung Joon menolehkan kepada menatap seseorang yang sedang menormalkan nafasnya menatap mereka bergantian.

 

“Cho Kyuhyun?!” ujar Sung Joon dan Cheonsa bersamaan.

 

“Pemilik dari Marvellous Corporation – seseorang yang harusnya sedang rapat bersamaku didalam sana bukan mengirimkan Key orang kepercayaan mu yang mencintaiku untuk menggantikan mu yang ternyata sedang bersenda gurau dengan sahabat kecilku ditemani se Grande Ristretto Bianco “Kyuhyun mengambil tempat berhadapan dengan Sung Joon dan Cheonsa, meraih Kopi milik Cheonsa tanpa memperdulikan umpatan kekesalan Cheonsa.

 

“aaahhh – Cheonsa ini adalah wanita yang kau cintai namun me- Appo!! Cho Kyuhyuun!! yaa!!” Sung Joon meringis karena sebuah sendok berhasil mendarat dikepalanya

 

“Diam kau –“

 

“kau mau mengatakan kalau Kyuhyun mencintai ku bukan? Aku sudah tahu lama tentang hal  itu karena seperti yang kau lihat saat ini wajahku yang manis ini membuat siapapun tergila-gila padaku!”

 

“Isssshh“Sung Joon dan Kyuhyun mendengus kesal mendengar Cheonsa membanggakan dirinya sendiri.

 

 

One Weeks Laters

Hyundai Auto Corporation

Meeting Room

 

 

“Siwon-ah bisakah kau mengantar diriku ke suatu tempat?” Tanya Ji Hye manja ketika selesai rapat bersama untuk melanjutkan kerja sama perusahaannya dengan perusahaan tempat Ji Hye bekerja

 

“Sepertinya aku tidak bisa, aku harus pergi menyusul Cheonsa untuk menghadiri pesta ulang tahun In Na“ Tolak Siwon dengan halus

 

“Ayolaahh ini tidak akan memakan waktu yang lama, mungkin sekitar 2 jam saja.. kau bahkan masih bisa menjemputnya “ Ji Hye bergelayut manja, membuat Siwon lagi-lagi masuk dalam rayuan nya

 

“Hmm – Arasseo.” Siwon Tersenyum. Senyum yang beberapa hari ini juga ditunjukkan kepada Cheonsa istrinya. Walaupun ia sendiri masih sanksi dengan perasaanya pada Cheonsa ataupun Ji Hye

 

“Aku ingin bertemu temanku – Kajja “Cheonsa menarik tangan Siwon, memaksanya untuk turun dari kendaraanyaa. Ia mengerutkan dahinya karena Ji Hye mengajaknya kesebuah Hotel – ia mencium gelagat mencurigakan namun segera ditepisnya.

 

“Dimana teman mu?” tanya Siwon memandang kesekitar SuiteRoom yang kosong dan tak berpenghuni

 

“Tidak ada – aku sudah memintanya untuk pulang ‘ jawab Ji Hye santai seraya mulai berjalan mendekati Siwon dengan eerr Sexy, siapapun akan tergoda oleh kecantikan dan keindahan tubuh Ji Hye

 

“Ji Hye-ah ini tidak benar? Orang lain bisa salah sangka dengan yang kita lakukan, lagi pula – ” Siwon memperlihatkan cincin kawinnya bersama Cheonsa. Bagaimanapun walau Siwon dan Ji Hye bersama sudah sangat lama, namun mereka hanya melakukan Kissing dan tidak pernah lebih

 

“Aku tahu kau menginginkan nya ..” Ji Hye memberikan ciuman-ciuman singkat pada Siwon namun berusaha ditolak oleh Siwon.

 

“ Hentikan!! — Ini bukan hubungan yang aku mau, aku mencintai mu dan aku  pun tahu kau mencintaiku, bersabarlah sampai aku bisa menceraikan Cheonsa  “ Siwon sedikit ragu mengucapkan kata perceraian, perkataan Cheonsa tempo hari membuat perasaanya tidak beraturan.

 

“Baiklah, baiklah aku minta maaf “ Ji Hye menjauhkan dirinya dari Siwon, ia melangkah memunggungi Siwon dengan seringaian di bibirnya.

 

“ Sampai Kapan aku harus menunggu?”

 

“Sebentar lagi, bersabarlah “‘

 

“ Ini Minumlah  “ Ji Hye memberika Wine favourite Siwon, Siwon pun menerimanya tanpa berfikir apapun.” Aku akan mempermudah jalan kita untuk menyingkirkan Cheonsa dalam hidupmu.!” Ujar Ji Hye dalam Hatinya saat melihat Siwon meminum wine yang sudah ia tambahi obat tidur.

 

Meanwile –

 At The same Time and Place

 

 

Langkah Choi SeungWon terhenti ketika melihat seseorang yang ia yakini adalah anak laki-lakinya, Choi Siwon berjalan menuju lift sedang bersama seorang sebagai menantu kesayangannya –Park Cheonsa.

 

“Dasar anak jaman sekarang, berjalan sangat mesra dibelakang kami sementara didepan kami kalian saangat dingin seolah tidak memperdulikan satu-sama lain” Seungwon tersenyum menggelengkan kepalanya, SeungWon bersyukur dengan apa yang di lihatnya, namun semua nya berubah ketika  beberapa jam kemudian ia melihat Cheonsa masuk dengan tergesa-gesa, ia berusaha meyakinkan dirinya jika yang ia lihat saat ini bukan lah Menantu kesayangannya Park Cheonsa

 

sementara itu Cheonsa bergegas masuk kedalam Hotel setelah mendapatkan pesan singkat dari Xiumin yang memberitahu Siwon berada disebuah hotel bersama Ji Hye

 

“Tolong beri tahu dimana kamar atas nama Choi Siwon atau Seo Ji Hye berada!” Cheonsa

 

“ Maaf anda dengan Siapa? kami tidak bisa memberi tahu informasi mengenai tamu yang menginap di hotel kami”

 

“Aku Istrinya, Aku mohon tolong beri tahu dimana kamar suami ku sebelum hal buruk  terjadi pada dirinya” Cheonsa tak bisa menahan air matanya, ia membayangkan sesuatu yang  buruk akan terjadi, sesuatu yang tidak diinginkan oleh siapapun

 

“ tapi..”

 

“ aku mohon beri tahukan padaku..jebaalll”

 

“Cheonsa”

 

“ A-Abonim” Cheonsa membulatkan kedua matanya terkejut mendapati Ayah mertuanya berada dihadapannya saat ini.

 

“Abonim – bagaimana ini?” Cheonsa berusaha tersenyum menatap Seungwon yang mendekati Cheonsa, ia  menyembunyikan rasa gugupnya. Ia tidak ingin Choi Seungwon mengetahui apa yang terjadi dengan Siwon.

 

“Apa yang sedang kau lakukan disini? Apa kau membutuhkan sesuatu? Dasar Siwon bagaimana mungkin ia membiarkan kau untuk tutun sendirian!” Seungwon mengelengakan kepalanya sementara Cheonsa hanya tersenyum saja.

 

“Nyonya – Kamar dengan nama Tuan Choi Siwon tidak tercantum di sini, kami menemukan atas nama Seo Ji Hye -678”

 

Cheonsa menelan ludahnya ketika melihat ekspresi terkejut yang ditunjukkan oleh Seungwon mendengar perkatan resepsionis yang berada dibelakang tubuh Cheonsa.

 

“Cheonsa ya! Ada apa ini?!”

 

“Semua nya baik-baik saja, Aku akan segera kembali Appa, kau tak perlu khawatir!” Cheonsa berlari diikuti Xiumin yang sudah menunggu nya di lobby utama sejak tadi, menuju Lift yang akan mengantar mereka menuju kamar atas nama Seo Ji Hye.

 

“dukk dukk dukk dukkk..- Siwon!! Choi Siwon!! Buka pintunya!!”

 

Xiumin terkejut mendengar Cheonsa berteriak seraya menggedor-gedor pintu kamar yang ia yakini terdapat Siwon dan Ji Hye didalam nya tanpa memperdulikan security yang akan datang mengusir mereka berdua akibat kegaduhan ini.

 

“Demi Tuhan – Choi Siwon , Buka Pintu nya!!!!” Teriak Cheonsa lagi, tubuhnya merosot, beruntung Xiumin berhasil menangkapnya.

 

“Bagaimana jika Appa mengetahuinya – bagaimana ?!”

 

Cheonsa dan Xiumin menolehkan wajah mereka pada seseorang yang datang , Aura menyeramkan terpancar dari tubuhnya, ia datang bersama orang kepercayaannya .

 

“Kris – Buka pintunya!”

 

“Baik tuan” Kris pun dengan sigap melakukan apa yang diperintahkan.

 

“Abboni,  ini tidak seperti yang kau bayangkan!” Cheonsa berusaha menahan Seungwon untuk masuk kedalam kamar tersebut, ia menatap Xiumin meminta pertolongan namun Xiumin hanya membalas dengan gelengan karena Xiumin yakin semua akan sia-sia saja.

 

“Tuan – Pintu nya sudah terbuka?!” Cheonsa menolehkan kepalanya, menatap Kris dengan tatapan tajam. Kris pun menatapnya dengan tatapan dinginya, sama seperti tatapan Choi Seungwon saat ini.

 

“Abonim, biar aku saja yang masuk, ini tidak seperti yang kau bayangkan!” Cheonsa mengenggam kedua lengan Seungwon, menatapnya dengan tatapan memohon. Bukan Seungwon namanya jika begitu saja percaya dengan perkataan  menantu yang paling ia kasihi, Seungwon tahu jika sesuatu terjadi pada keduanya, mengingat apa yang ia lihat dan dengar saat berada di lobby utama.

 

“Menyingkirlah!”

 

“Tidak – Abonim aku mohon!”

 

“Park Cheonsa – Menyingkir! Biarkan aku masuk kedalam!!”

 

“Tidak!! Kau tidak boleh masuk kedalam sana – Kris bawa abonim pulang!”

 

“Xiumin – singkirkan Nyonya muda mu ini dari hadapan ku sebelum aku memecat mu – jangan biarkan ia masuk kedalam!!” Choi Seungwon menatrik nafasnya perlahan sebelum melangkahkan kakinya memasuki kamar hotel, Seungwon yakin sekali jika sesuatu yang buruk telah dilakukan oleh anak nya.

 

“Abonim! Jangan! aku mohon!” Seungwon dan kris melangkahkan kakinya meninggalkan Cheonsa, ia menutup pintu nya dari dalam. Cheonsa berulang kali memohon pada Xiumin untuk melepaskannya namun Xiumin tak menuruti perintahnya.

 

“Xiumi,  Kau itu —“ Cheonsa menghentikan perkataan nya ketika mendengar teriakan dari dalam ruangan.

 

“CHOI SIWON!!! Apa yang kau lakukan?!!!”

 

Cheonsa menatap kearah pintu yang tertutup ketika mendengar Seungwon berteriak, ia beusaha melepaskan diri dari Xiumin “ Lepaskan aku, aku harus melihatnya!!” Cheonsa berhasil melepaskan diri dari Xiumin dan berlari menyusul SeungWon.

 

“Abonim –“ Cheonsa melihat kearah SeungWon yang tetap tak begeming – Cheonsa mengikuti arah pandang SeungWon, ia membulatkan kedua matanya terkejut melihat keadaan Siwon dan Ji Hye yang terburu-buru menggunakan pakaian mereka.

 

“Xiumin, bawa Cheonsa pulang!”

 

“Dan Kau!! Aku tunggu kau dirumah” Seungwon berjalan meninggalkan kamar hotel tempat Cheonsa berada. Tubuh Cheonsa merosot- ia terduduk dilantai tanpa mengalihkan pandangannya kepada Siwon.

 

“Cheonsa – ini tidak seperti yang kau bayangkan, aku tidak melakukan apapun – ku mohon percaya padaku!” Siwon menghampiri Cheonsa. ia mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Cheonsa, berusaha meraih tangan isterinya. Namun Cheonsa menepis kedua tangan Siwon yang ingin menyentuh tubuhya.

 

“Jangan Sentuh aku —– Jangan Sentuh aku dengan tangan mu!!!” Teriak Cheonsa menatap tajam kearah Siwon dengan penuh rasa kekecewaan dan kemarahan .Cheonsa bangkit dari posisinya, melangkahkan kakinya meninggalakan Siwon begitu saja. Sementara itu Siwon menatap garang kearah Ji Hye menuntut penjelasan yang masuk akal atas semua yang terjadi.

 

“Xiumin sshi, bantu aku , aku tidak sanggup melangkahkan kakiku ini.” Cheonsa menutup kedua matanya, menormal kan nafasnya berusaha untuk tetap tegar.

 

 

Main House Choi Family

Hyundai Exectutive Private Village

 

 

“Kau ikutlah dengan ku – aku ingin berbicara sesuatu yang penting padamu “Seungwon berjalan menuu ruang kerjanya diikuti Oleh Eun Jeung dan  Choi Minha adik perempuan Siwon.

 

 

Setelah semua berkumpul SeungWon menceritakan semua yang telah terjadi, terkejut tentu saja Eun Jeung dan Minha tidak percaya dengan yang dikatakan nya –  namun apa mau dikata sebagaimana pun mereka berusaha membela Siwon, Seungwon telah melihatnya dengan mata kepalanya sendiri..

 

A few minutes laters..

 

“Kau baik –baik saja?!” Eun Jeung menghampiri Cheonsa yang terlihat sangat tidak baik, Cheonsa pun hanya mengangguk seraya menyugingkan senyumnya pada ibu mertuanya ini.

 

“Cheonsa duduklah – aku harus melakukan sesuatu pada anak tidak tahu diri ini!” Seungwon menatap tajam kearah Siwon yang  baru saja datang tak lama setelah Cheonsa datang.

 

“Plaaaakk!!!”

 

Cheonsa membulatkan kedua matanya menatap Seungwon melayangkan pukulannya pada pipi Siwon. “Apa yang kau lakukan tadi? Apa aku pernah mengajarkan mu untuk berbuat seperti itu, menyakiti Cheonsa yang sangat mencintai mu?” Seungwon menaikkan nada bicaranya.

 

“Apa Kau sadar apa yang kau perbuat? bagaimana jika kabar ini tersebar, bagaimana jika orang tua Cheonsa mengetahuinya, apa yang harus kukatakan pada sahabat ku mengenai apa yang kau perbuat pada putri kesayangan mereka?!”

 

“Appa,  Aku tidak mengetahui hal ini, Aku –” Siwon menghentikan perkataanya menatap Cheonsa yang menundukkan wajahnya.

 

 

Plaaakk..!!!”

 

“Yeobo kumohon hentikan bukankah kau sudah berjanji untuk tidak melakukan kekerasan pada anak-anak kita?” Eun Jeung berusaha menenangkan SeungWon suaminya.

 

“Untuk masalah ini tidak ada kata kekerasan – rasa sakit yang anak ini rasakan tidak sebanding dengan rasa sakit yang menantuku rasakan “ Choi Seungwon menatap Cheonsa yang terdiam, menatap kearah lantai dengan kosong, serta air mata yang terus saja mengalir.

 

“Cheonsa sayang, apa kau baik-baik saja ?” Eun Jeung mengenggam kedua tangan Cheonsa, tersenyum seraya menganggukan kepalanya.

 

“Permisi Tuan, Ini Informasi yang anda inginkan “ Kris menyerahkan data-data yang diminta oleh Seungwon beberapa saat yang lalu. Seungwon berusaha menormalkan nafasnya menatap anak dan menantunya secara bergantian. Seungwon baru saja mengetahui jika pernikahan keduan orang yang ia sayangi ini hanya pura-pura, mereka tidak pernah saling mencintai bahkan Kris mendapatkan salinan perjanjian pra-nikah yang menyatakan pembagian harta dan menyatakan bahwa pernikahan mereka hanya sebuah kepura-puraan.

 

“Kenapa kalian tega membohongi kami – apa yang tertulis diatas kertas itu benar adanya? Kalian melakukan perjanjian pra nikah? Jadi pernikahan ini hanya kepura-puraan?!”

 

“Kalian sungguh keterlaluan!” Seungwon meraih handgun yang berada di laci meja kerjanya.

 

“Kami memang membuat perjanjian itu hanya untuk berjaga, jaga jika suatu saat Siwon Oppa meninggalkan ku, Tapi Abonim, kau tak perlu khawatir, aku tidak menginginkan apapun seperti yang tertera dalam perjanjian itu, itu karena aku mencintainya. aku benar-benar mencintai Siwon – anak mu!” Cheonsa bangkit dari kursinya meraih senjata yang berada ditangan Seungwon

 

“Abonim – kau tidak boleh menyalahkan Oppa sepenuhnya, aku juga turut andil dalam masalah ini. Jika aku bisa menjadi isteri yang baik untuk nya, aku rasa Siwon tidak akan melakukan hal memalukan seperti ini.”

 

“Aku telah gagal menjadi Isteri yang baik untuknya – Aku terlalu egois untuk memaksakan kehendakku, sementara ia telah mencintai orang lain jauh sebelum aku.”Cheonsa menyeka air  mata yang turun dari kedua sudut matanya.

 

“Sayang jangan berkata seperti itu – bagi kami kau adalah istri dan menantu yang terbaik. kami sangat bersyukur memiliki mu” Eun Jeung memeluk Cheonsa dengan penuh kasih sayang

 

“Mianne”

 

“Kau tidak salah, kami yang seharusnya meminta maaf pada mu atas apa yang telah Siwon lakukan padamu, Maafkan kami yang tidak pernah mengetahui penderitaan mu selama ini “ Eun Jeung melepaskan pelukannya mengelus lembut pipi Cheonsa dan mengecupnya dengan penuh kasih sayang.

 

“Keluarga ini adalah  yang sangat indah yang Tuhan berikan padaku, Menikah dengan Siwon Oppa pun adalah hal yang aku Syukuri sampai kapan pun” Cheonsa menyeka air mata Eun Jeung seraya menyugingkan senyum tulusnya.

 

“ Oppa -“

 

Cheonsa mendekati Siwon yang menundukkan wajahnya karena perasaan bersalah, ia berusaha menahan air matanya agar tidak keluar, perasaan sakit dan bersalah menghinggapi dirinya seperti ada beton jatuh menimpa dirinya ketika mendengar semua yang Cheonsa katakan.

 

“Kau ingat perkataan ku tempo hari? – Aku mencintai mu – sangat sangat mencintai mu” Cheonsa menyentuh wajah Siwon dengan lembut membuat Siwon menatap wajahnya. “Sampai kapan pun aku takkan pernah menyesal telah menikahi mu – ” Cheonsa menarik nafansya dalam-dalam, serta membuangnya perlahan

 

“Terimakasih telah menyadarkanku bahwa sejak awal kau Memang Bukan Miliku, Maafkan aku karena telah memaksakan kehendakku untuk menjadikan kau sebagai pendamping hidupku” air mata Siwon jatuh bersamaan dengan berakhirnya kata-kata Cheonsa yang membuat hatinya  teriris-iris

 

“ Dan karena itulah –  aku rasa ini saat yang tepat untuk mengembalikan semuanya kepada pemilik yang sebenarnya, Dimana Cintamu sejak awal berlabuh. Aku akan mengembalikan mu pada nya . kepada dia yang mencintai mu dan yang kau cintai dengan segenap hati mu“

 

“Cheonsa –“Siwon menggelengkan kepalanya, mengucapkan permintaan maaf tanpa mengeluarkan suaranya seraya mengengam telapak tangan Cheonsa.

 

“ Aku akan mengurus perceraian kita secepat mungkin agar membuat mu bebas menentukan kemana kau akan melangkahkan kaki mu. Aku takkan menuntut apapun dari perjanjian pra nikah kita – tolong jaga Bugsy untukku!” Cheonsa memegang kedua pipi Siwon membuat kepala Siwon sedikit menunduk untuk memudahkan Cheonsa mengecup kening Siwon untuk pertama dan terakhir kalinya.

 

“Aku mencintai mu dan akan terus mencintai mu” Cheonsa  tersenyum dengan tulus.

 

“Abonim, Eomonim. Aku akan memberitahukan perceraian ku dan Siwon Oppa kepada kedua orang tua ku dan Haejin Oppa. Aku akan membuat semuanya menjadi mudah, kalian tidak perlu khawatir – aku akan pastikan hubungan keluarga kita akan tetap membaik bahkan akan menjadi lebih baik” Cheonsa menghampiri Choi Seungwon dan Eun jeung yang berdiri berdampingan.

 

“Jaga kesehatan kalian baik-baik, aku mencintai kalian berdua!” —-“dan kau Choi Minha! Berhentilah belajar! Kau harus mulai bergaul dengan anak – anak seumuran mu!” Cheonsa memeluk Minha yang ia sudah anggap seperti adiknya sendiri “Jaga kesehatan mu adik manis, aku titip Abonim dan Eomonim serta Siwon Oppa padamu – Saranghae!”

 

“Eoonni- saranghae!”

 

“Aku permisi dulu,  Aku masih harus mengemasi barang-barang ku” Cheonsa melangkahkan kakinya meninggalkan ruang kerja main house keluarga Choi

 

“Cheonsa!! – Tunggu!” Kris menghalangi Siwon untuk mengejar Cheonsa, Siwon pun membalikan tubuhnya menatap Choi Seungwon

 

“Dia masih isteri ku dan aku berhak untuk mempertahankan pernikahan ku!” Seungwon mendengus tak percaya dengan yang Siwon katakan.

 

“Yeobo! – aku tak mau kehilangan menantu kesayangan ku!, aku yakin kau merasakan hal yang sama!” Seungwon menghela nafasnya menatap Kris dan menganggukan kepalanya. Kris yang melihat hal itu langsung bergeser dari hadapan Siwon, membiarkannya untuk mengejar Cheonsa.

 

“Park Cheonsa – Berhenti!!

 

 

 

To Be Continued

 

 

Part 3 meluncur, setelah dibaca berkali-kali dan saya sendiri tak paham dengan apa yang saya tulis.. #Creatormacamapasayaini?????!! Bahahaha #abaikan

Kenapa banyak banget nama-nama terkenal? Karena kpingin aja dan kalian tak perlu khawatir, beberapa dari mereka hanya cameo aja kok.

Seperti cerita sebelumnya, karena ini adalah FF yang hampir jamuran didalam Folder Fanfic saya, jadi No edit, No No..

 

Happy Reading Everyone ^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements
Leave a comment

4 Comments

  1. ya ampun cheonsa ksian bngeet sampek mau ngurus prceraiannya sndiri…asalkan itu yg terbaik bwat cheonsa gpapa…..pngen bngeet cheonsa bhgia…siwon anda pasti menyesal….
    next part eonn

    Like

    Reply
  2. kyupa

     /  May 17, 2015

    Siwon tega bgt cih
    Klo suka bilang jangan pe nyakitin gt
    Next part d tunggu
    Jd k bawa emosi gara” siwon

    Like

    Reply
  3. desifitriyani

     /  May 18, 2015

    eiiihhh ji hye licik jga ternyta ckckck.. Pasti itu siwon udah jtuh cinta kan sma cheonsa… Btw, itu kenapa bias2 ku jd supir semua ?? Kris ,luhan, xiumin.. Aihhh.. Buat aku aja napa eonni hehe

    Like

    Reply
  4. Uaaa ji hye jahat bgt, bahkan siwon aja merasa dia ga melakukan hal itu..

    Berjuanglah siwon mendapatkan cheonsa lagi…

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: