HIGH LOVE

15708

Special Movie From The Third Team The Series

Cast : Kim Minhee and Lee Minho

by : Alicia Kim and RirinSetyo

“Late, Late ,Late!”

Minhee berlari dari pelataran parkir  menuju sebuah Coffee Shop yang baru saja dibuka didaerah Hongdae, tanpa menghentikan langkahnya ia mengikat rambut panjangnya dengan asal. Minhee kembali mengumpat mendapati antrian Coffee Shop yang sangat panjang,  menatap sebuah banner yang terpajang di pintu masuk cafe, bertuliskan promo buy 1 get 1 Free for every foods and drinks.

“Minho will kill me!”  gumam Minhee cemas. Ia benar-benar  telat datang keacara pembukaan Lee Coffee and bakery Shop milik kekasihnya itu. Kasus terakhir yang diselesaikan oleh 3rd team benar-benar menyita waktunya. ia mengeluarkan samsung 6 edge miliknya, menekan angka-angka yang sudah di hapal diluar kepala untuk menghubungi kekasihnya itu.

“Damn..” Minhee mengumpat kesal mendapati handphone nya menampilkan tanda BARTRE LOW kemudian mati seketika sebelum berhasil menghubungi Minho.

Sementara didalam Cafe, Minho  bersandar pada sebuah pilar, tersenyum  melihat seorang wanita yang berulang kali melihat jam tangannya, berusaha untuk menembus antrian namun tak pernah berhasil. Wanita yang selalu berhasil membuat nya tersenyum bahkan disaat masalah besar melanda dirinya. Minho tidak berusaha untuk menjemputnya diluar sana, ia terlalu menikmati pemandangan dari dalam coffee shop miliknya tersebut.

Setelah hampir setengah jam  mengantri , akhirnya Minhee mendapat giliran untuk memesan.

“Apa yang ingin anda pesan?” tanya barista dari balik mejanya, ramah lengkap dengan senyum terpogramnya, namun Minhee tidak mendengarkannya, gadis cantik itu justru sibuk mengedarkan pandangannya, mencari sosok Minho yang dia yakini akan membunuhnya sebentar lagi.

“Nona, apa yang akan anda pesan?” sang barista mengulangi pertanyaannya, bersabar menghadapi pelanggan baru yang sepertinya tidak tertarik untuk memesan sesuatu, tetap sibuk menoleh ke kanan dan ke kiri.Tanpa Minhee sadari seorang laki-laki datang menghampiri barista, tersenyum saat barista membungkuk hormat ke arahnya.

“Biar aku yang melayaninya, kau layani saja pengunjung yang lain.”  ujar pria tersebut, Barista tersebut pun langsung menyingkir membiarkan Minho mengambil alih pekerjaanya. Pria tinggi itu menghela nafas ketika melihat Minhee yang masih mengedarkan pandanganya. Ia mengulung lengan kemeja abu-abu pas badan yang dikenakannya. Iris coklatnya memicing, kesal karena Minhee tak juga menyadari keberadaanya saat ini.

“Nona, ada yang bisa saya bantu?” ucap pria itu dengan suara beratnya dibuat serendah mungkin, ia masih memperhatikan Minhee. Gadis cantik dalam pahatan nyaris sempurna, berambut sewarna hazelnut, terang dan menyala. Tatanannya sedikit berantakan, terlihat kontras dengan pakaian casual yg dikenakan gadis itu.

“Sebentar- sebentar, Aku sedang mencari….” Minhee menolehkan wajahnya menatap barista yang berada dihadapannya ini. Mata coklat Minhee membulat, tengorokannya tersumbat. Minhee terkejut bukan kepalang, ia binggung, hingga menghilangkan semua barisan kalimat yang tadi sempat sudah Minhee susun.

“Minho….” kalimat Minhee terhenti, menatap Minho yang tersenyum sinis, dingin hingga Minhee merasa semakin bersalah. Ia sangat menyesal, sungguh.

“Jadi apa yang ingin anda pesan?” tanya Minho datar, ia masih bertahan untuk kesal pada Minhee, mengabaikan tatapan Minhee yang masih terlayang untuknya.

“ Ice Caramel Macchiato,” jawab Minhee, ia masih menatap Minho yang tak juga memberikan satu senyuman untuknya.

“Whipcream?”

“Nope, because  Im on Diet.” Minhee memperhatikan Minho  menuliskan pesananya pada sebuah Cup plastik khusus minuman dingin.Memperhatikan semua hal yang ada pada diri Pria yang telah mencuri hati dan pikirannya sejak mereka bertemu untuk pertama, disebuah cafe yang ada di Paris 3 tahun silam. Pria yang mengubah pandangan Minhee tentang cinta, pria yang rela melakukan apapun untuk Minhee, hingga membuat Minhee yang beku menjadi gadis yang hangat. Minhee bahkan percaya dia akan mati jika Minho meninggalkannya.

“Ada lagi?” Minho menatap Minhee yang terlihat senyum, wajah tampan Minho  sangat memikat itu hampir saja ikut tersenyum, kebiasaan pria itu akan ikut tersenyum jika melihat belahan jiwanya itu tersenyum. Sebuah kebiasaan yang hingga detik ini, tak bisa dimengerti oleh Minho. Yang dia tahu dia akan merasa sangat bahagaia, hanya untuk sebuah senyum di wajah Minhee.

Minhee terdiam sejenak, berfikir untuk melakukan sesuatu agar Minho mau memaafkannya. Di tatap dengan datar tanpa minat dan tanpa senyuman hangat yang biasa Minhee dapatkan dari pria itu, sungguh membuat Minhee  merasa oksigen disekitarnya berkurang. Ia lebih memilih Minho memarahinya daripada mengacuhkannya seperti ini.

“I want low fat Milk , with High Love from You.” bisik Miinhee seraya memberikan tatapan nakal, senyum manis pun sudah menghiasi wajahnya. Namun Minho tak bergeming, ia menghentikan kegiatannya, menatap Minhee tajam  yang lambat laun berubah menjadi tatapan bersahabat sedikit menggoda.

High Love only for woman who i love, i will never and ever shared to another woman. Specialy like you who broke a promise.” ucap Minho sesaat sebelum berlalu berjalan meninggalkan  meja kasir begitu saja.

OH Come on!!” Minhee melangkahkan kakinya menyusul kemana barista tampan yang tak lain adalah Lee Minho kekasihnya.

Minhee melangkah cepat menyusul Minho, keadaan cafe yang penuh sesak oleh pengunjung membuat Minhee sedikit kesulitan mengejar Minho yang sudah menaiki anak tangga, menuju ruangan yang di buat khusus untuknya. Karena terlalu terburu-buru Minhee tidak memperhatikan langkahnya, ia tersandung anak tangga membuatnya berhenti, mengaduh seraya mengusap pergelangan kakinya yang sedikit berdenyut.

“Kau baik-baik saja?”

Minhee menengadah, menatap Minho yang sudah berdiri di sisi tubuhnya. Pria itu sangat sangat cemas, dia bahkan sudah berjongkok memeriksa keadaan kaki Minhee.

“Apa rasanya sakit?” tanya Minho, ia masih sangat cemas. Minhee menganggukan kepalanya pelan, dengan bibir keriting yang ia buat-buat sedemikian rupa. Tanpa perintah senyum Minhee mengembang, ia pun memilih untuk duduk di undakan tangga, menunduk memperhatikan Minho yang masih sibuk memeriksa kakinya.

“Aku baik-baik saja, kau lupa jika kekasihmu ini gadis yang sangat kuat hingga ditakuti para penjahat diluar sana?”Minho menoleh, tertawa pelan lalu duduk di samping Minhee. Ia menatap Minhee di tiap lekuknya, lekat nyaris tanpa berkedip hingga Minhee menjadi salah tingkah.

“Kekasihku Kim Minhee gadis cantik yang manja dan tidak bisa memasak. Gadis yang suka melakukan apapun tanpa berfikir terlebih dahulu, gadis yang membuat hidupku menjadi sangat sempurna, satu-satunya gadis yang akan memakai marga keluargaku didepan namanya suatu hari nanti.”

Minhee memaku, ia hanya bisa mengerjab tanpa mengucapkan sepatah katapun. Membeku dalam buncahan kebahagian saat Minho akhirnya menarik tubuhnya dalam pelukan erat yang hangat.

“Berhenti memasang wajah sekonyol itu Sweet Heart, kau terlihat bodoh dan aneh.” ucap Minho dalam kekehannya yang menyebalkan, membuat pria berlesung pipi itu mendapat pukulan kecil di dadanya dari Minhee.

“Maaf aku terlambat, Aku….” ucapan Minhee mengambang di udara saat Minho semakin mengeratkan pelukannya, menciumi pelipisnya seraya membelai wajahnya lembut.

“Kau… sudah tidak marah padaku?”

“Kapan aku bisa marah terlalu lama padamu Minhee-ya, kecuali jika aku ingin mati,” Minho tertawa saat Minhee kembali memukul dadanya.

“Dasar pembual, berhenti menonton drama picisan bersama triple J itu kau mengerti?!”

“Jongsuk , Jiyeon, Jaehyun maksud mu?” Minhee menganggukan kepalanya cepat membuat Minho tak bisa menghentikan tawanya.

“Jadi Where is MY HIGH LOVE with Low Fat?” Minhee menjauhkan tubuhnya,menatap Minho yang sangat ia cintai, dengan mata memicing dan bibir keriting miliknya,membuat Minho secara langsung mengecup bibir keriting yang Minhee  buat-buat itu tanpa mempedulikan tatapan para Customer berbisik-bisik karena iri dengan kedua pasangan ini

“Bagaimana? Puas?” Minho melepas tautan bibir mereka, meninggalkan Minhee yang masih memejamkan kedua matanya menikmati sensasi aneh dalam tubuhnya. Minhee pun membuka matanya cepat melihat punggung Minho menuruni anak tangga dan menjauh.

“Lee Minho! Kau mau mati hah?!” Teriak Minhee bangkit dari tempatnya mengitkuti kemana Minho melangkahkan kakinya, seulas senyum terukir di wajah cantiknya melihat perbuatan kekasihnya ini.

THE END

hahahaha, Cerita ga penting pasangan Minhee Minho akhirnya di publish juga, dibuat karena iseng-iseng dan khusus untuk cerita ini saya Memaksa ririn untuk membantu meng-editkan. hiihii

Happy Reading^^

Advertisements
Leave a comment

6 Comments

  1. hahaha lucu lucu , pasanggan inu emang kocak abis sama kayak jiyeon sama woobin

    Like

    Reply
  2. Jiyong

     /  July 4, 2015

    Eonni Jiyeon Woobin nya kapan dapet giliran? kkkkk ya ampun Minho nnton drama ama Jiyeon? pasti karena Woobin gak mau nemenin #sotoy

    Di tunggu loch Eonni Woobin Jiyeonnya sama the third team juga pastinya, Semangat!!!
    Btw kenapa blog Ririn Setyo di proteknya? Padahal baru mau ak lirik hahahah

    Like

    Reply
    • hahhaa, kapan yaa? mungkin setelah ini.. karena ini cerita sebenernya sudha lama cuma lupa ke publish hahahha..

      iyaa sedang bertapa dia, jadi mungkin setelah lebaran baru bisa kamu baca.. kalau udh kejebak disana susah lho move on nya.. semua FF Romance nya nagih banget.. hihihi

      Like

      Reply
      • Jiyong

         /  July 4, 2015

        Oiya? Waahh patut d coba hahahaa tapi blog Eonni juga nagih bgt kok, ak suka sekali dengan the third team, jarang nemu soalnya. Pernah baca yg bergenre hampir sama, tapi boyband cast nya klo yg aktor korea baru d blok Eonni doang

        Like

  3. desi fitriyani

     /  July 15, 2015

    aihhhhh.. Terbang ke langit ke 7 nihhh… Bayangin wjah minho oppa dengan senyum mautnyaaa.. Please eonnii ak melelehhhh… Simple tp romantisnya dpt .. Ahhh puas pokoknya

    Like

    Reply
  4. Huaaa terimakasihhh…😘

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: