Im Not The Only One

” Im Not The Only One”

Choi Siwon and Kim Minhee

Inspired by : Sam Smith – Im Not The Only One 

by Alicia Kim /@Qraelf

“Selamat pagi “

Minhee tersenyum memandang Sang Suami Choi Siwon yang baru saja membuka matanya. Mereka menikah atas dilandaskan rasa cinta 2 tahun yang lalu setelah menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih selama 4 tahun lamanya. Mengikat janji suci diatas altar perikahan dengan Tuhan dan kerabat dekat sebagai saksi awal babak baru dalam kehidupan rumah tangga mereka.

“Aku sudah menyiapkan Air panas dan pakaian ganti untuk mu”

“Thankyou Baby – I love You”

Siwon mengecup pipi Minhee dengan lembut seraya mengucapkan kata-kata Cinta seperti yang selalu dilakukannya setiap pagi hari, Siwon pernah mengatakan pada Minhee jika hal itu adalah sebuah keharusan untuk memulai harinya menjadi lebih bersemangat – mengingat Siwon adalah salah satu pengusaha muda yang sukses dengan tumpukkan pekerjaan yang menantinya. Minhee selalu berusaha melaksanakan tugasnya dengan baik – sebagai ibu rumah tangga yang khusus mendedikasikan hidupnya untuk sang suami, ia mengurus semua yang diperlukan Siwon dari mulai menyiapkan air hangat yang akan digunakan Siwon untuk mandi, menu sarapan pagi apa yang harus ia santap dipagi hari hingga warna sepatu apa yang akan Siwon kenakan .

“Hmm – Blueberry pancake buatan mu selalu menjadi favourite ku” Siwon mengacungkan dua ibu jarinya pada Minhee. Minhee pun tersenyum melihat Siwon yang selalu menghabiskan apapun makanan yang ia sungguhkan.

“Ah!- sepertinya aku akan pulang malam hari ini – kau tahu kan, rapat rutin diawal minggu membuat ku tak bisa bersantai” Siwon bangkit dari kursinya menuju pintu utama rumah yang diikuti Minhee dibelakangnya – Minhee membawakan tas serta blazer yang akan Siwon kenakan.

“Itu memang kewajiban mu sayang – 10.000 karyawan mu juga bekerja keras, jangan lupa mereka menggantungkan hidupnya padamu. Mereka sangat mempercayai mu seperti aku mempercayai mu!” Minhee membantu Siwon mengenakan Blazer berwarna Dark Blue seraya membenarkan dasi yang sudah melingkar dengan sempurna di leher suami nya.

“I Know it so well darling – Thankyou for believing me” Siwon kembali mengecup kening Minhee dan sedikit memberikan kecupan singkat di bibir Isterinya itu.

“Aku akan menunggu mu pulang – jangan lupakan makan siang mu”

Minhee masih terus melambaikan tangan dengan Senyum yang tak hilang dari wajah cantiknya sampai kendaraan yang digunakan Siwon menghilang dari jarak pandangnya – seperti hilangnya senyum Minhee yang berganti dengan butiran air mata yang turun dari kedua mata bening miliknya.

“i Know im not the only one”

Minhee melangkahkan kakinya kembali kedalam istana mereka, Minhee yang selalu tersenyum berubah menjadi Minhee yang lemah dan rapuh. Setiap minggu nya – dihari yang sama , Siwon selalu pulang larut dengan alasan Rapat rutin yang selalu dilakukannya dikantor. Rapat yang selalu Minhee yakini tidak pernah ada, karena YoonHee sekertaris Siwon pernah mengatakan jika rapat rutin hanya diadakan setiap tanggal 25 di akhir bulan.

Minhee meraih kunci mobilnya, ia memutuskan untuk pergi mengikuti kemana Siwon pergi dengan bantuan GPS yang terdapat pada mobil Siwon. Minhee menutup mulutnya , sekuat tenaga menahan tangis ketika kendaraan yang ia kenakan berhenti tak jauh dari tempat Siwon berada saat ini – ia melihat Siwon sedang memeluk mesra seorang wanita yang Minhee sendiri tidak tahu siapa.

“Hai sayang – Aku tidak tahu kau sudah sangat merindukan ku”

“Apa kau tidak tahu kalau aku sudah sangat merindukan mu ketika melihat kendaraan mu hilang dari pandangan ku” Minhee berbicara seolah –olah semua dalam keadaan baik-baik saja.

“Aku bahkan sudah merindukan mu sebelum itu” Minhee menyeka air matanya mendengar Siwon mengatakan hal yang sangat manis, namun berbanding terbalik dengan kenyataan yang ia lihat saat ini.

“Selamat bekerja Sayang – Aku mencintai mu”

“Terimakasih Sayang – Aku lebih mencintaimu “

Siwon mengakhiri pembicaraanya dengan Minhee. Minhee meletakkan telepone gengam yang ia gunakan untuk berbicara dengan Siwon di dadanya, menangis sejadi-jadinya karena sakit yang ia rasakan, memukul-mukul kemudi untuk meluapkan rasa sakit yang tak bisa lagi ia ungkapkan dengan kata-kata.

Minhee kembali melajukan kendaraanya menuju suatu tempat – tempat dimana mereka mengikat janji suci dihadapan TUHAN. Minhee menyatukan kedua telapak tangannya, menutup kedua matanya memohon ampun atas apa yang telah Siwon lakukan – mendustai janji suci yang ia ucapkan dihadapan Tuhan dan keluarganya.

“Tuhan – maafkan apa dilakukan suami ku, jangan hukum dia dengan cara mu , aku mohon Izinkan aku untuk membuatnya kembali kejalan yang benar” Tubuh Minhee bergetar dengan hebat, sehebat air mata yang turun dari kedua mata indahnya.

“Aku Mohon pada Mu – Tuhan”

Matahari sudah lelah menunjukkan sinarnya, meminta Bulan untuk menggantikannya memberikan penerangan untuk setiap umat di muka Bumi. Minhee kembali melihat kearah Jam dinding digital yang sudah menunjukkan angka 22.00 namun Siwon belum juga menunjukkan tanda-tanda ia akan tiba. Minhee berjalan menuju balkon kamar yang ia gunakan bersama Siwon, Minhee merapatkan Coat yang ia kenakan seraya menatap Bulan yang masih setia memberikan sinarnya.

“Bulan tolong sampaikan pada Tuhan untuk mengizinkan Suami ku kembali kedalam pelukan ku , jangan biarkan sesuatu terjadi padanya Karena – “

Minhee tersenyum ketika mendengar suara mobil yang sudah ia hapal betul. Minhee bergegas keluar dari kamar nya, berlari menuruni anak tangga kediaman yang ia design khusus bersama Siwon. Minhee membuka pintu utama bertepatan dengan Siwon yang baru saja turun dari mobilnya, dengan Senyum Minhee menyambut kedatangan Siwon yang melagkahkan kakinya mendekati Minhee saat ini.

“Kau menepati janji mu – Terimakasih sayang – Aku mencintai mu” Siwon memeluk Minhee dengan erat. Minhee membalas pelukan Siwon dengan erat tanpa menghilangkan senyum diwajahnya.

“— Karena aku mencintainya dan akan terus mencintainya “

The End

I MADE THIS BECAUSE MY FRIEND CHALLENGED ME TO MAKE A STORY ONLY FOR 15 MINUTES.

Sequel?..Maybe ..

Happy Reading ^^

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

2 Comments

  1. desi fitriyani

     /  July 15, 2015

    aiiiihhhhhhh.. CHOI SIWOOONNNN… Dasarrr playboyyyy… Sini lu , gue bejek2.. Demen amat nyakitin perempuann.. Kena karma baru tau rasa lu

    Like

    Reply
  2. Rhea

     /  July 21, 2015

    are you sure ?
    wewww apa kakak emang penulis ?
    phewww tabah banget kim minhee

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: