COLOR RING – Part 1

“COLOR RING”

Main cast :

Choi Siwon, Kim Minhee,

Hwang Chansung, Choi Minho, Goo Se Young

Supporting Cast:

Cho Kyuhyun, Kim Youngwoon

Lee Gikwang, Shim Changmin

Other Artist (Cameo)

Author : Alicia Kim @Qraelf

Metropolis International Hospital

Songpa-gu, Seoul

“Bagaimana kondisinya?” tanya seorang wanita berparas manis dalam balutan dress berwarna hitam putih tanpa motif dengan panjang hampir sama dengan luarnya.

“Kondisinya sudah normal dok” wanita itu mengangguk saat seorang perawat yang berada dihadapannya menyerahkan beberapa berkas berisikan mengenai laporan kondisi pasien yang sedang berbaring di ranjang dalam ruang ICU

“Syukurlah semuanya sudah kembali normal, tinggal menunggu ia sadar, pastikan untuk memantau kondisinya, segera laporkan padaku jika terjadi sesuatu padanya, Tolong beri tahu Dokter Shim untuk memeriksa keadaan kaki pasien setelah ia sadar nanti” perintah Dokter wanita yang terlihat cantik dengan rambut digulung ,dengan kacamata Gigs yang selalu membingkai wajah rupawannya ketika kedua mata indahnya lelah.

“Baik Dok-” jawab perawat seraya mengikuti kemana langkah Dokter yang selalu menjadi incaran para Dokter laki-laki untuk menjadikannya sebagai isteri mereka.

“Dokter Kim!” suara tersebut membuat sang dokter yang merasa namanya dipanggil pun memutar arah pandangnya menuju sumber suara

“Grand Opening.. Golden International Star Hotel ” Teriak Suster yang bernama Shin Sang Joon

“Oh Shit !”

“Beritahu supirku untuk menunggu di Lobby 5 menit lagi aku turun, dan beritahu Changmin untuk menggantikan ku ..!” teriak Dokter Kim pada suster Shin seraya berlari menuju ruangannya, dengan cekatan Dr Kim memasukan barang-barangnya kedaam tas seraya merutuki kebodohannya yang melupakan acara yang penting, penting untuk kelangsungan perusahaan suaminya, benar suami yang menurut orang banyak sangat beruntung memiliki Dr Kim sebagai istrinya.

****

Dokter Kim terus melangkahkan kakinya kedalam sebuah gedung Mediteranean Modern Minimalis yang terletak di daerah Myeong-dong yang tentu saja sudah dapat dipastikan milik salah satu dari sekian banyak usaha yang di miliki oleh laki-laki yang menikahinya 3 bulan yang lalu. Dokter Kim terus melangkah kakinya dengan sedikit tergesa-gesa, memasukan kacamata kedalam tas serta tak lupa ia melepaskan gulungan rambut asal yang membuat rambut nya menjadi ikal eksotis menambah efek yang berlebih pada dirinya.

101915_1147_COLORRINGPa2.jpg

“Sayang…… ” suara Bass yang telah mengisi harinya selama 3 bulan terakhir membuat Dokter kim yang mempunyai nama lengkap KIM Minhee mengalihkan pandangannya, ia menghembuskan nafas lega dengan tersenyum yang mampu menyembunyikan ketakutannya karena melupakan acara penting suaminya dengan senyuman di bibirnya seraya berjalan mendekati suaminya yang sibuk menjawab beberapa pertanyaan dari wartawan.

Panggilan tersebut sontak membuat para wartawan mengalihkan pandangannya kearah MInhee yang sedang mendekat, kilatan lampu blitz sedikit membuat penglihatannya mengabur.

“Kau terlambat.” Minhee mendengar bisikan dengan nada tidak menyenangkan dari laki-laki yang kini berada disebelahnya tepat sebelum dirinya merasakan kecupan di pipi sebalah kanannya. “Ada Operasi mendadak yang tak bisa kau tinggal”Minhee menatap Siwon dengan senyuman yang tak pernah hilang dari wajahnya

“Apa tak bisa kau menghubungi ku, aku seperti orang bodoh yang tak mengetahui keberdaan isteri nya ” balas Siwon dengan nada yang lebih tidak menyenangkan seraya tetap tersenyum memandang kearah kamera wartawan yang mengabadikan pengantin baru. ” itu Operasi mendadak, mana mungkin aku sempat menghubungi siapapun, apa kau mengerti arti mendadak Tuan muda Choi?! ” Minhee mengelus pipi Siwon dengan lembut seraya merendahkan suaranya

“Perkenalkan ini adalah isteri ku, seperti yang kalian ketahui kami menikah 2,5 bulan yang lalu di Amerika” Siwon mengabaikan pembelaan Minhee

“3 bulan suami ku sayang.. ” Minhee mengkoreksi perkataan Siwon dengan tersenyum manja, membuat Siwon ingin memuntahkan seluruh isi perutnya, begitupun Minhee yang bersumpah dalam hatinya bahwa ini adalah pertama dan terakhir kalinya ia bersikap seperti ini kepada Siwon

“Wanita cantik yang berdiri disisiku ini telah berhasil membuat ku terperosok karena kecantikan yang ia miliki, apa kalian tahu kenapa?” pertanyaan laki-laki yang berstatus sebagai suami Dokter Kim MInhee ini membuat seluruh wartawan menjadi penasaran dibuatnya

“Karena ia adalah seorang Dokter, Dokter Kim Minhee yang selalu berusaha mengobati semua orang dengan tangan magic pemberian Tuhan” ucap nya bangga seraya mencium punggung tangan Minhee yang tentu saja akan menjadi foto yang bagus yang akan diabadikan oleh wartawan sekaligus menjadi moment untuk meningkatkan nama baik seorang pewaris utama Choi Group ” Choi Siwon” dimata orang banyak.

Choi Family Private House

Kyunggi-do,Seoul

“Terimakasih, kau bisa istirahat sekarang ” Siwon melangkahkan kakinya begitu saja meninggalkan Minhee yang tersenyum kepada supir pribadi Siwon yang selalu sabar dengan segala sikap suaminya.

“Selamat datang Nyonya Muda”

Sudah hampir 3 bulan ia tinggal dirumah megah yang menurutnya sangat berlebihan, rumah yang diberikan oleh kedua orang tua Siwon sebagai hadiah pernikahan mereka.

“Berikan aku Vaniila Tea ” perintah Minhee seraya berjalan menuju pintu taman belakang rumah nya, ia menyandarkan tubuhnya pada kursi taman seraya memandang kearah rumah besar yang menjadi tempat tinggalnya, rumah yang menurutnya mengerikan. Ia menhghirup aroma vanilla favourite nya dari teh yang dibawakan oleh bibi Jung, segera menyesapnya perlahan-lahan seolah merasakan syaraf-syaraf yang menegang perlahan mulai melonggarkan ikatanya bersamaan dengan cairan yang masuk kedalam tubuhnya.

“Apa yang kau lakukan disini?” Siwon yang sudah mengganti bajunya dengan pakaian santai pun mengambil tempat berhadapan dengan Minhee

“Menikmati malam”

“Kau bisa sakit jika terus menikmati malam mu disini ”

“Apa perduli mu tuan Choi” Minhee menatap Siwon tajam

“Tentu saja aku perduli, karena jika kau sakit kedua orang tua ku akan menyalahkan diriku” perkataan Siwon yang terkesan santai membuat Minhee sudah tidak sanggup lagi menahan emosi yang sudah berusaha ia tahan.

“Kau tak perlu khawatir, aku seorang dokter dan aku tahu mana yang baik dan tidak baik untuk kesehatan ku, kau urusi saja Goo Se Young kesayangan mu itu. “Minhee berjalan meninggalkan Siwon yang mengeraskan rahangnya segera bangkit menyusul Minhee

“Apa maksud perkataan mu” Siwon menarik tangan Minhee membuat tubuh Minhee menghadapnya

“Jangan katakan kau tidak melakukan apa-apa tadi , Ya..! aku melihatnya dengan sangat jelas tuan Choi” Minhee menatap Siwon yang membulatkan matanya dengan tajam menahan kekecewaan pada suaminya “Terkejut? Sudah seharusnya kau terkejut..jika tidak ku cegah mungkin sekarang appa mu sudah berada di surga” Minhee meneruskan kalimatnya dengan ketus

“Jaga bicara mu..!”bentak Siwon menatap Minhee tajam “Dan Jaga sikapmu! Ingat siapa dirimu sebenarnya ” Minhee membalas perkataan Siwon seraya menghempaskan tangan Siwon dengan kasar

“Bayangkan saja apa yang akan terjadi pada appa jika melihatmu berciuman dengan wanita lain di acara mu sendiri! Apa perlu aku jabarkan bagaimana selingkuhan mu itu merayumu dengan suara manja yang menjijikan itu? Bagaimana kau terbuai oleh dirinya? Jika itu mau mu baik akan ku jelaskan, karena aku melihat dan mendengar semuanya.. semuanya!!” Minhee berteriak meluapkan semua yang ada dihatinya

“Dia bukan selingkuhan ku!” Minhee yang hendak melangkahkan kakinya menjauh dari Siwon pun kembali memutar tubuhnya dan menatap laki-laki yang berstatus sebagai suaminya ini dengan tajam

“lalu harus ku sebut apa dia?! Sahabat mu atau kekasih mu?! Wanita yang mendekati atau mengencani laki-laki yang sudah berstatus sebagai Suami orang lain?! Demi Tuhan Choi Siwon! Aku rasa kau sudah cukup dewasa dan pintar untuk mengerti dengan apa yang ku maksud!”

“Kau!!! ” Siwon kembali menahan lengan Minhee yang hendak pergi dari posisinya

“Sudah ku katakan berulang kali padamu Tuan Choi aku tidak pernah memaksa mu untuk bertanggung jawab apalagi untuk menikah dengan ku, jika kau memang mencintainya kenapa kau menikah dengan ku? Kenapa kau menerima pernikahan ini?”

“Aku bukan wanita murahan yang akan menjajakan tubuhnya pada laki-laki, bahkan keluarga kita mempunyai strata yang sama, jadi berhenti memperlakukan aku seperti sampah dalam hidupmu!” Minhee menghempaskan tangan siwon dengan kasar menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya

Minhee menyalakan keran air dalam BathTub dan Shower yang terpisah demi menghalau suara tangisnya, merutuki nasib buruk yang menimpanya, jika saja saat itu ia menuruti perkataan kakaknya Kim Youngwoon untuk memutuskan kekasihnya Choi Seung-hyun, jika saja ia tidak menemukan Seung-hyun tidur dengan sahabatnya sendiri mungkin saat ini ia takkan menjadi seorang istri dari Choi Siwon.

Siwon berjalan menuju balkon yang terdapat dikamar utama, kamar nya dengan Minhee, ia mencengkram pinggiran pagar dengan kuat, berusaha mengontrol emosinya yang hampir membuatnya hilang kendali

“aaaaggghhhhhh!!!!!!”

Ia kembali merutuki dirinya yang bodoh, Kyuhyun sepupunya sudah pernah mengingatkan untuk mengurangi minum-minuman ber-alkohol, memang benar ini semua gara-gara minuman ber-alkohol sialan yang ia minum saat merayakan kemenangan dengan teman-temannya nya untuk membangun sebuah resort dibawah bendera Golden Star Enterprise dan keesokan harinya ia menemukan Minhee berada di sebelahnya tanpa mengenakan sehelai benang pun, begitu pula dengan dirinya. Dan yang paling buruk lagi adalah ketika kedua orang tuanya memergoki mereka berdua karena sedang berada di hotel yang sama.

Trans Continental Group

Itaewon,Seoul

Minhee berjalan menuju lift dengan senyum yang tak hilang dari wajahnya yang sedikit mengangguk bersamaan dengan sapaan para karyawan perusahaan keluarga yang bergerak dibidang timah dan batu bara yang sudah mendunia, perusahaan ini juga menangani pengiriman barang dan jasa keluar negeri yang cukup diperhitungkan di dunia terutama kawasan benua Eropa dan Asia. Perusahaan yang dikelola oleh seseorang yang ia sayangi melebihi nyawanya sendiri setelah mendiang ayahnya. Tujuan utama ia datang untuk menemui Youngwoon adalah karena Minhee tidak menemukan keberadaan Youngwoon di peresmian hotel milik Siwon.

Minhee membuka pintu ruang kerja Kim Youngwoon setelah mendapatkan izin dari sekertaris yang memberi tahu jika Kim Youngwoon berada didalam ruangan. Minhee mengerucutkan bibir mungilnya karena sang kakak juga tak menyadari kedatangannya

“OOPPAA!!!!!!!”

Teriakan Minhee membuat Youngwoon melebarkan matanya terkejut sementara Minhee hanya tersenyum menahan tawanya yang akan meledak serta memberikan jarinya membentuk V .

“Yaa….. kau….aiiisshhhh! ” Youngwoon mendesah kesal memandang kearah lain berpura-pura marah dengan sikap Minhee, sementara Minhee dengan santainya duduk diatas meja tepat didepan kakak seakan tak peduli dengan kemarahan kakak tampanya saat ini

“Oppa….. apa kau merindukan ku?” Minhee memainkan dasi biru tua dengan strip merah yang dikenakan oleh Youngwoon yang tersenyum mendengar manja yang selama bertahun-tahun ini selalu ia dengar ,yang mampu meluapkan segala rasa lelah yang ia rasakan. Memang semenjak mendiang ayah mereka Kim Sang Joon meninggalkan mereka untuk selamanya, Youngwoon mengambil alih semua peran ayah untuk Minhee serta memperlakukan Minhee sama persis dengan yang dilakukan oleh mendiang ayahnya.

“Ciih… pertanyaan macam apa itu? Bagaimana mungkin aku tidak merindukan mu, kau tahu rumah terasa sepi tanpa mu ” Youngwoon mengelus lembut rambut sang adik

“lalu, kenapa kau tak hadir dalam acara peresmian hotel milik Suamiku?”

“Aku sibuk sayang, pekerjaan ku sangatlah banyak, aku sudah mengutus Yunho untuk mewakili diriku bukan? Apa kau tak bertemu dengannya?”Youngwoon menatap Minhee dengan penuh tanya

“Aku hanya melihatnya saja”

“Sekarang… cepat menyingkir dari meja ku atau pekerjaan ku akan semakin menumpuk karena kau !” Youngwoon mendorong tubuh Minhee dengan paksa

“Oppaaa??!!!” protes Minhee, Youngwoon hanya mencibirkan bibirnya dengan seulas senyum jahil di ujung bibir.

Minhee menemani Youngwoon selama mengerjakan pekerjaannya yang menumpuk, Minhee seperti radio yang tak henti-hentinya mengeluarkan suara khas nya, mereka bersenda gurau, dan tertawa bersama ketika mendengar hal-hal lucu yang Youngwoon ceritakan ataupun yang Minhee ceritakan. Namun seketika suara tawa menghilang setelah mendengar suara seseorang yang Youngwoon yakini akan membuat Minhee terluka.

“Aku tidak tahu ternyata ada Nyonya Muda Choi disini ”

Minhee bangkit dari kursinya memandang tajam kearah wanita yang sangat ia benci karena telah mengambil salah satu kebahagiaan dalam hidupnya, wanita yang berhati iblis berwajah malaikat yang telah membuat Kim sang Joon meninggal dunia karena dirinya.

“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Minhee tanpa mengalihkan pandangan dari wanita berbalut Dress Hitam sepanjang lutut karya Dolce n Gabbana

“Oppa, apa yang wanita ini lakukan diperusahaan kita?” Minhee mengalihkan pandangannya kepada Youngwoon yang tak memberikan jawaban

“Aahh.. Apa kau kemari untuk meminta uang lagi? Apakah uang sejumlah $10 juta sudah habis kau gunakan untuk berpesta dengan gigolo-gigolo mu itu?” Minhee mendengus kesal

“Berapa yang kau butuhkan sekarang, $20 juta, $50 Juta, atau $100 juta?”

“$100 juta terdengar bagus untuk ku” tawa Wanita berumur akhir 40 tahun

“You wish old lady… aku tak akan menandatangani sepeserpun untuk mu, sudah saat nya kau mencari sendiri uang yang akan kau hambur-hamburkan untuk pesta tak jelasmu itu, aku takkan membiarkan uang yang Ayah ku hasilkan dihabiskan oleh wanita murahan seperti mu ” Minhee merendahkan nadanya

“Kim Minhee….! ” Youngwoon sedikit berteriak karena bagaimana pun Minhee harus menghormati wanita yang tidak lain adalah ibu mereka – Seo Ah Jung

“Jangan lupa, ini adalah perusahaan ku, perusahaan mendiang suamiku, dan aku juga berhak atas kekayaan yang terdapat didalam nya”

“kau tidak berhak..!!! kau sama sekali tidak berhak atas apapun yang berhubungan dengan ayah ku Nyonya Seo ” Minhee berusaha menahan amarah yang sudah hampir memuncak. ” kau tidak pantas menyebutnya sebagai suami mu, kau tidak pantas menjadi isteri dari laki-laki sempurna seperti ayah ku, seharusnya kau hidup bersama pelacur-pelacur diluar sana” teriak Minhee yang tak dapat lagi mengontrol emosinya

“Jaga bicara mu…! bagaimana pun aku adalah ibu mu. “Seo Ah Jung berjalan mendekati Minhee

“kau tidak pantas menjadi seorang ibu, kau tidak pantas dipanggil dengan sebutan ibu, kau hanya wanita jalang yang beruntung menikahi ayahku ”

“Plaaaakkkkk!!”

Minhee memegang pipi sebelah kanannya seraya menatap Ah Jung dengan tatapan tajam seraya mengepalkan tangan nya. “Apa aku salah? Kau memang tidak pantas, kau hanya wanita murahan yang menikah dengan ayah ku, aku bahkan malu mengakui mu sebagai ibu kandungku dengan apa yang telah kau lakukan pada ayah ku ”

“KIM MINHEE!!”

“Jangan panggil namaku… jangan panggil namaku dengan Mulutmu yang kotor itu” teriak Minhee gemetar. Youngwoon memeluk Minhee dari belakang berusaha untuk menenangkannya.

“kau pembunuh.. kau pembunuh… kau membunuh ayah ku… kau membuat ayahku pergi selamanya..—” geram Minhee dengan nafas yang tersengal-sengal. “—Pergii.. aku membenci mu….!!!!!” teriak Minhee meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan Youngwoon.

“Minhee ya… tenang…jangan seperti ini… kau harus tenang ” Bisik Youngwoon lirih berusaha menenangkan Minhee

“aku bersumpah akan membenci mu seumur hidupku, aku akan membuat mu menderita seperti yang kau lakukan pada ayah ku!!! – Pergi!!”

“lakukan apa yang ingin kau lakukan, kau lupa siapa aku, jika aku bisa membunuh suami ku, ayah kandungmu, aku juga bisa melakukan hal serupa pada mu.. putri ku sayang”

“Hentikan…..!! jangan sekali-kali kau coba menyentuh Minhee atau aku yang akan membuat mu menderita…” bentak Youngwoon membuat Ah Jung terkejut

“Sekarang ku minta kau keluar dari ruangan ku, atau aku akan menyeretmu dengan tangan ku sendiri” Ah Jung dapat melihat kemarahan dari Youngwoon dan memutuskan untuk mengikuti perkataanya jika ia ingin selamat

“Sekertaris ku akan memberikan apa yang kau mau ” teriak Youngwoon pada Seo ah Jung sebelum menutup pintu ruang kerjanya.

Youngwoon memeluk Minhee dengan erat berusaha menenangkan adik nya yang menangis tersedu-sedu meluapkan semuanya “sudah-sudah tenangkan dirimu, semuanya sudah berakhir”hati Youngwoon hancur berkeping-keping melihat Minhee kembali Histeris seperti dulu, setelah ia menemukan Kim Sang Joon tergeletak tak bernyawa dirumahnya beberapa Tahun yang lalu. Mungkin Youngwoon terlihat seperti seorang kakak yang pengecut, bukan tanpa alasan, Youngwoon mempunyai 1000 alasan dan rencana untuk membuat wanita berumur yang berada dihadapannya ini merasakan balasan atas apa yang telah ia lakukan pada keluarganya.

“Minhee——! ” Youngwoon terkejut ketika merasakan beban lebih pada tubuhnya


In The Morning

Choi Family Private House

Kyunggi-do

Siwon menghela nafasnya seraya menatap sarapan pagi nya dengan malas, sesekali menutup telinganya mendengar suara Minhee mengelegar memecah keheningan rumahnya. Mata tajamnya masih memperhatikan seorang wanita berpakaian casual berwarna biru dengan High heels putih serta tas tangan senada dengan sepatu yang ia kenakan. Siapa lagi kalau bukan Minhee yang sedang ditatap tajam oleh Siwon berjalan mondar-mandir di hadapannya.

Wanita itu terlihat kewalahan dengan barang-barang yang tertumpuk di kedua tangannya. Ntah apa yang akan dilakukan wanita yang telah berstatus sebagai isterinya itu, ini kali pertama Siwon melihat Minhee yang super sibuk seperti ini, namun bukan Choi Siwon namanya yang dengan senang hati membantu Minhee.

“kenapa akau tidak membangunkan ku?” teriak Minhee pada Siwon setelah memberikan beberapa bukunya pada supir pribadinya, setelah kejadian beberapa minggu yang lalu Minhee tak bisa pulang dan harus menginap didalam mobilnya karena Aki mobil yang tak berfungsi, Siwon tak perduli dengan keadaan Minhee, ia hanya memperdulikan dirinya yang tak ingin mendengar ceramah dari kedua orang tua nya yang mengatakan bahwa dirinya tak bertanggung jawab sebagai seorang suami.

“kau tidak memintaku untuk membangunkanmu ”

Siwon melanjutkan kegiatan makannya setelah menjawab pertanyaan Minhee dengan nada dingin membuat Minhee meradang kesal dan ingin segera membalas apa yang Siwon katakan, ntah sejak kapan Minhee berubah menjadi seseorang yang sensitif. Sudah siap dengan semua caci makinya yang akan Minhee keluarkan namun lagi-lagi tertahan karena mendengar suara laki-laki yang semakin merusak pagi nya

“haii semua ”

“Apa!!!” Minhee menolehkan wajahnya pada seorang laki-laki yang membatu karena terkejut dengan apa yang ia dengar. Laki-laki tersebut bahkan memandang kearah Minhee yang menatapnya dengan tajam kemudian menatap Siwon yang masih menikmati makanannya dengan santai

“Nyonya Muda mobil sudah Siap”

Minhee berjalan dengan terburu-buru meninggalkan Siwon dan Cho Kyuhyun sepupunya yang masih Shock dengan sikap Minhee padanya. Minhee bahkan mendorong supir yang disediakan oleh Siwon khusus untuknya dengan kasar dan mengambil alih kemudi mobil dan melajukan dengan sangat cepat membuat security pun terkejut

“Kenapa dengan isteri mu?” Kyuhyun mengambil tempat dihadapan Siwon.

“Biarkan saja”


Metropolis International Hospital

Songpa-gu, Seoul

“Selamat pagi Dokter Kim ” sapa Suster Shin yang menjadi asistennya selama ini, suster yang mempunyai nama lengkap Shin Sang Joon ini merupakan suster kesayangan Minhee yang sudah ia anggap sebagai keluarga

“Selamat pagi, berhenti memanggilku dengan formal..”Minhee mendengus kesal,hanya ditanggapi senyuman oleh Suster Shin

“Ini rumah sakit Dokter……”

“Dan itu mewajibkan suster memanggil dokternya dengan formal.” Minhee melanjutkan perkataan suster Shin memutar bola matanya kesal

“Selain meeting dengan team, Apa agenda ku hari ini?” Minhee terus melangkahkan kakinya menuju ruang rapat untuk membahas tindakan yang harus dilakukan tim dokter pada seorang pasien baru bersama Team nya

“Setelah selesai Meeting anda harus melakukan operasi bersama Dokter Shim Changmin, setelah itu anda harus mengunjungi pasien baru yang anda bahas bersama team” Suster Shin menyerahkan Map kuning yang berisi data pasien yang akan dia tangani sebelum membuka pintu ruang rapat



“Ah.. lelahnya “Minhee meregangkan tubuhnya seraya berjalan menuju taman yang menjadi salah satu tempat favourite dari rumah sakit , bahkan Minhee belum mengganti baju Operasi dengan baju yang semula ia kenakan. Minhee menyandarkan tubuhnya pada kursi besi bercat putih erdapat di taman tersebut, menutup kedua matanya sejenak untuk menghilangkan efek lelah setelah berjam-jam memusatkan pikirannya.

“lelah?”

101915_1147_COLORRINGPa3.jpg
Minhee terkejut melihat kaleng Vanilla tea dihadapannya, ia menolehkan kepalanya dan mendapati pria tampan berbalut Blazer putih dengan tshirt V-neck yang membuat seluruh suster muda rela menyerahkan diri mereka pada Dokter yang merupakan Senior Minhee saat melanjutkan pendidikan Specialis bedah di Harvard University. “Doker Hwang, Terimakasih, dengan teh ini aku rasa lelah ku akan hilang dengan sendirinya ” Chansung tersenyum mendengar perkataan Minhee.

“Aku mendengar kita berada di team yang sama kali ini ” Chansung membuka Map Putih berisi data pasien yang akan mereka tangani bersama .Minhee hanya mendengarkan penjelasan Chansung menganggukan kepalanya dan lebih memfokuskan diri pada Vanilla Tea dingin yang sudah mengalir pada tenggorokannya.

“Lee gi-kwang, aku dengar ia merupakan salah satu pasien VVIP rumah sakit ini dan juga anggota sebuah Boyband cukup ternama dikorea” Chansung menolehkan wajahnya kearah Minhee. “apa kau mendengarkan ku?” Chansung menutup map putihnya setelah melihat Minhee hanya menganggukan kepalanya. “Kim Minhee?!” Chansung memanggil nama Minhee setelah beberapa menit mereka saling menatap satu sama lain, Chansung merasakan getaran yang aneh terjadi pada tubuhnya ketika menatap kedua bola mata coklat bening milik Hoobae-nya ini.

“Kenapa…..?! aku bahkan tak tahu dan tak peduli siapa dia” Minhee mengedarkan pandangannya pada kegaduhan yang terjadi di lorong rumah sakit yang menghubungkan Gedung A yang terdapat ruang Instalasi Gawat Darurat dengan Gedung B yang terdiri dari beberapa bagian.

“Sepertinya member yang lain sedang mengunjungi pasien yang akan kita tangani” Chansung menggelengkan kepala mengikuti arah tatapan Minhee. “Tunggu aku diruang dokter, ini semua harus dihentikan, Bagaimana mungkin mereka membuat keributan di Rumah sakit?” Minhee beranjak dari kursinya meninggalkan Chansung yang menghela nafasnya seraya tersenyum memandang punggung Minhee yang semakin menjauh.

“Mereka saja tidak bisa membuat mu berpaling, bagaimana dengan ku?” Chansung kembali menghela nafasnya seraya bangkit dari tempatnya.

Golden Star Enterprise

Gangnam-gu, Seoul

Siwon’s Office

Siwon sedang berkutat dibelakang meja dengan dokumen-dokumen yang membuatnya tidak menyadari kehadiran seseorang yang sedang tersenyum manis padanya.

“Oppa…” Suara sedikit menggoda itu membuat Siwon tersenyum dan melihat kearahnya

“Hai….” Siwon tersenyum melihat wanita yang sampai saat ini masih sangat ia cintai, wanita yang ia tinggalkan karena perbuatan bodohnya pada Minhee sehingga membuatnya harus melepaskan seorang Goo Se Young

“Bagaimana keadaan mu?”

“Aku baik-baik saja, bagaimana kabarmu? Aku dengar kau pergi ke Amerika beberapa hari yang lalu”Siwon meletakkan kedua telapak tangannya untuk menyangga dagu nya seraya tetap mendengarkan semua penjelasan Park Se Young dengan senyuman yang tak menghilang dari wajahnya.

“Lunch?”

“Of course ” Goo Se Young Tersenyum menanggapi ajakan makan siang dari Siwon yang masih sangat di cintainya.



“tidak apa-apa kan?” Siwon memarkir mobilnya di basement tersenyum kepada Se Young yang duduk manis disampingnya

“tentu saja, selama aku bisa bersama mu..” Se Young tersenyum menggoda kemudian mereka tertawa bersama berjalan kedalam Mall yang mereka datangi untuk menghabiskan waktu singkat besama

“American Grill Outback Steak?”

“Sure….. ” Siwon menyetujui pilihan Se Young, Siwon bahkan menggengam tangan Se Young dengan erat seperti takut kehilangan.

Mereka benar-benar menghabiskan waktu singkat dengan sangat baik, senyum Siwon pun tak berhenti ia tunjukan karena Se Young yang beberapa kali membuatnya tertawa. Namun berselang 10 menit, senyum Siwon memudar ketika kedua bola mata hitamnya menatap seseorang yang ia kenal sedang memandang kearahnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

3 Hours Earlier

Metropolis International Hospital

Songpa-gu, Seoul

“Maaf menunggu lama”

Minhee menggulung rambutnya dengan asal seraya berjalan melewati Chansung dan Suster Shin yang berusaha menyeimbangkan langkahnya dengan Minhee. “kau tidak perlu terburu-buru seperti itu Dokter Kim” goda Chansung yang membolak-balik kan kertas laporan dari pihak rumah sakit mengenai diagnosa awal pasien yang akan mereka tangani.

“Dokter Kim ada apa?” Suster Shin terkejut karena tubuh mungilnya membentur punggung Minhee yang tiba-tiba berhenti. Chansung menatap Minhee dengan penuh tanya, ia pun mengikuti kemana arah pandangan Minhee.

“Suster Shin, Laporan?” Minhee menerima Map yang diberikan oleh suster Shin ” panggilkan security..Sekarang!”

Suster Shin dan Chansung saling memandang “Minhee-ssi …..” Chansung berusaha mengkonfirmasi kembali perintah yang Minhee berikan pada suster Shin, namun akhirnya Chansung mengangguk pada Suster Shin yang kemudian melangkahkan kakinya menjauh dari kedua dokter Favourite nya.

“Mau sampai kapan kalian semua berdiri disini?”

Minhee memandang semua orang yang berada tepat didepan kamar pasien yang akan ia periksa dengan tatapan sinis, Chansung hanya menundukkan wajahnya seraya menahan tawanya “Pretty Angels and Demons finally back ” ucapnya dalam hati. Sontak semua orang melihat kearahnya tidak terkecuali pasien dan beberapa temanya pun ikut melakukan hal yang sama.

“Sedang apa kalian disini? Apa kalian tak mempunyai pekerjaan lain? Atau kalian ingin mengantikan pekerjaan para dokter untuk memeriksa keadaanya?” Minhee melirik kearah Suster-suster dengan tatapan yang sangat menyeramkan, membuat mereka memilih pergi dari empat asal mereka—”Dan kalian… jika kalian tidak ada kepentingan disini sebaiknya kalian pergi dari sini, perlu kalian ketahui disini bukan acara fan meeting atau pun Show Case.. dan kalian semua menghalangi jalan ku…!” Minhee menatap beberapa wartawan yang haus akan berita

“Sebaiknya Anda menunggu diruang tunggu, jika menginginkan informasi apapun, Anda bisa bertanya pada pihak dari rumah sakit atau management artis yang menaungi pasien kami, kami tidak ingin pasien lain terganggu dan merasa tidak nyaman—Suster Shin akan mengantarkan Anda semua menuju ruang tunggu “Chansung berbicara dengan ramah.



“Perkenalkan aku Dokter Hwang Chansung dan ini adalah Dokter Kim Minhee.. seperti yang anda dan yang lain ketahui, kami berdua beserta Dokter Shim Changmin akan bertanggung jawab atas kesehatan anda” jelas Chansung pada pasien yang bernama Lee Gi Kwang

Minhee dan Chansung mendengarkan kronologis dari Lee Gi Kwang dan Cube Entertaiment yang merupakan agency yang menanungi boyband tersebut. Kedua Dokter ini pun menjelaskan apa saja yang harus dilakukan untuk menyembuhkan kaki kanan Gi Kwang yang cedera akibat jatuh di panggung saat performance bersama Boyband Beast beberapa hari yang lalu.

“Baiklah setelah kami menjelaskan mengenai prosedurnya, apa ada yang perlu ditanyakan?” Suster Shin bersiap menulis semua pertanyaan yang ada hubungannya dengan tidakan selanjutnya

“Apakah Dokter Kim sudah mempunyai pasangan?” tanya Gi Kwang tiba-tiba membuat Chansung, Minhee dan semua orang yang berada disana menatap Gi Kwang dengan tatapan terkejut. Suster Shin mengelengkan kepalanya cepat meminta Gi Kwang untuk menghentikan pertanyaanya.

“Apa ada pertanyaan lain?” Suster Shin mencoba mengalihkan karena ia tahu apa akibatnya bagi siapa saja yang mencoba mengusik kehidupan pribadi Dokternya itu

“Kenapa anda begitu dingin? Apa jangan-jangan anda pernah disakiti oleh pria?” tanya seseorang yang diketahui bernama Yoseob

“Huah.. Mungkin benar… kau sangat cantik dokter, sayang jika kau harus menutupi nya dengan sikap mu yang dingin seperti itu” celetuk Dongwoon yang terlihat manis namun sungguh membuat Minhee ingin melemparkan Dongwoon melalui jendela tempat mereka berada, bukan hanya Dongwoon namun mereka semua.

“Baiklah, pertanyaan kalian akan saya simpan, aku akan memberi jawabannya nanti disaat yang tepat ” Minhee tersenyum kemudian meninggalkan ruangan diikuti oleh Chansung dibelakangnya.

Suster Shin mendekatkan diri pada anggota boyband tersebut. “Aku mohon jangan macam-macam dengan Dokter kim kalau kalian ingin dalam keadaan baik-baik saja ” Suster Shin berbisik pada mereka sebelum pergi membuat seluruh anggota Beast saling memandang

“Aku akan membuatnya menjadi milikku” Gi Kwang tersenyum sinis membuat member yang mendengarnya menatap Gi Kwang dengan tatapan penuh tanya.

“Huh.. Sungguh keterlaluan”

“Sudahlah, kau tahu sendiri bukan— Mereka berbeda seperti kita, mereka memang dibiasakan seperti itu oleh Agency, jadi bukan hal yang aneh lagi ” Chansung tertawa memainkan hiasan di ruang kerja Minhee

“Berani-berani nya dia bertanya hal pribadi padaku,lihat saja nanti, jika melakukannya lagi, akan ku buat hari-hari nya menyedihkan di rumah sakit ini “Minhee melangkah kakinya menuju lemari pakaian yang tersamarkan, melepaskan blazer putihnya.

“Late lunch?”

“Early dinner?” Tawa Chansung yang berjalan menuju ruangannya yang terletak bersebelahan dengan ruangan Minhee.

Rumah sakit ini memberikan satu lantai Khusus untuk beberapa bagian. salah satunya adalah bagian bedah ,berisi ruangan khusus untuk ruangan pribadi para dokter, ruangan khusus untuk Dokter kepala bagian,ruang Meeting, ruang buku yang bergabung dengan ruangan khusus untuk para dokter resident, serta beberapa toilet serta ruangan untuk beberapa suster yang memang bertugas membantu mereka dalam bekerja.



Minhee dan Chansung berjalan menelusuri lorong-lorong persediaan makanan untuk mengisi lemari persediaan makanan yang sudah cukup kosong karena kesibukan dirinya sebagai Dokter. “kau harus segera menikah Dokter Hwang, sangat tidak lucu jika aku mendengar kabar seorang Dokter jatuh sakit karena makanan instant.”Minhee mengeleng-gelengkan kepalanya melihat apa barang-barang yang ada di dalam Trolli belanjaan yang dibawa oleh Chansung.

“hahahaha.. akan ku fikirkan nanti, terimakasih atas perhatian mu Dokter Kim” tawanya yang berjalan meninggalkan Minhee yang menghela nafas

Minhee melangkahkan kakinya seraya melihat-lihat restaurant yang berhasil membuatnya nafsu makannya naik ke permukaan—”Aaah!… Steak sepertinya bagus untuk ku “Minhee tersenyum berjalan namun langkahnya terhenti ketika menangkap seorang laki-laki yang ia kenal sedang tertawa bersama wanita lain dengan tangan yang saling mengengam. Minhee mengepalkan tangannya, berusaha untuk mengontrol emosi yang ntah sejak kapan ia rasakan, tidak biasanya ia merasakan hal ini dalam dirinya.—”Selamat datang Nyonya untuk berapa orang?” tanya salah satu pelayan yang melihat Minhee yang mematung bertepatan dengan Siwon yang membulatkan matanya ketika menangkap keberadaan Minhee yang berada tak jauh dari tempatnya berada sedang melihat kearahnya.

“Dokter Kim…….”

To Be Continued

Helloo Everyone,

Choi Siwon and Kim Minhee as main cast finally posted at my new wordpress, Fanfiction absurb dengan Chaptered terpanjang dalam sejarahku. Cerita ini diposting juga di WordPress lama (Closed). Sebenernya Aku mau memberhentikan FF itu begitu saja, namun karena banyaknya email yang masuk akhirnya diriku memposting ulang.

Enjoy!!

Advertisements
Leave a comment

2 Comments

  1. liena

     /  November 10, 2015

    Wuuuuaahh akhirny ad yg cast ny siwon..
    Hheehhhee..

    Like

    Reply
  2. eyle

     /  July 8, 2016

    hai! suka banget sih sama cerita ini
    udah jatuh hati dari pertama baca & sadly baru nemu sekaran 🙂
    ga sabar baca next partnyaaa!
    cocok banget emg siwon kalo cerita macem gini hehe

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: