COLOR RING – PART 6

Color Ring

cast :

Choi Siwon, Kim Minhee, Choi Minho,

Cho KyuhyunHwang Chansung, Goo Se Young, Lee-Gi Kwang,

Kim Youngwoon, Shim Changmin

Alicia Kim

Minhee sengaja membuat Siwon kesal hari ini pasalnya hari ini adalah hari Ulang Tahun Siwon dan sebagai isteri Minhee berniat untuk membuat kejutan kecil untuknya. Seperti pagi ini misalnya Minhee berhasil membuat Siwon menggerutu dengan sengaja pergi dari rumahnya pagi-pagi sekali dengan alasan harus melakukan Operasi pada salah satu pasiennya tentu saja setelah ia menyiapkan pakaian untuk Siwon kenakan pagi ini. Bukan karena Operasi yang harus Minhee lakukan namun dengan siapa Minhee akan mengoperasi yang menjadi masalah untuk Siwon, siapa lagi kalau bukan “Hwang Chansung” yang selalu membuat nya gusar. Siwon selalu tidak bisa berkonsentrasi jika Minhee harus berada dalam satu team dengan Chansung.

“Nyonya Muda— Biar saya saja yang melakukannya” pinta bibi Song cenderung memohon kepada Minhee. Ia sangat terkejut melihat Minhee yang sudah membuat dapurnya seperti kapal pecah Seluruh maid dirumah keluarga Choi berhasil dikejutkan oleh Minhee yang sudah berada didapur bahkan sebelum mereka semua datang ke rumah utama dari paviliun maid yang berada dibelakang rumah keluarga Choi.

“Tidak apa-apa, biar aku saja yang melakukannya tinggal sedikit lagi” Minhee mulai menata buah Starwberry diatas Oreo Starwberry Cheese miliknya.

“Sudah! Jangan ganggu aku – kalian siapkan saja sarapan untuk Ayah dan ibu serta tolong rapihkan semua kekacauan yang aku buat pagi ini” perintah Minhee tanpa mengalihkan pandangannya dari Kue miliknya.

“Minhee-ya!- Apa yang kau lakukan di dapurku sepagi ini?!”

“Selamat Pagi Ibu!. ” Minhee menghentikan kegiatannya menatap In Wha memberikan senyum terbaiknya lalu kembali kepada kegiatan terakhirnya memberi Cream Cheese bercampur sedikit Icing Sugar pada lapisan terakhir.

In Wha berjalan mendekati Minhee yang masih sibuk dengan kegiatannya. In Wha memperhatikan secara seksama kegiatan yang dilakukan menantu yang berada di hadapannya saat ini. Menjadikan kedua tangannya sebagai tumpuan, In Wha bukannya memandang cake hasil karya isteri dari anak sulungnya yang telah berhasil membuat dapur bersihnya berantakan namun In Wha memperhatikan ekspresi wajah Minhee yang terlihat serius dan menggemaskan.

“Aku sedang membuat kue ibu!”

“jangan memperhatikan wajah ku seperti itu—Aku rasa Minho dan Ayah tidak akan senang jika mempunyai saingan seperti aku yang manis ini” Minhee melangkahkan kakinya untuk mencari alat parut keju tersenyum.

“Cih?!—Kau sungguh percaya diri sekali anak muda” Minhee dapat mendengar In Wha mendengus sebelum melanjutkan perkataannya.

“Ibu! –Ibu Tidak lupa kan jika hari ini adalah hari Ulang Tahun Siwon Oppa” Minhee menatap In Wha sebentar lalu kembali pada kegiatannya yang sempat terhenti. ” Tentu saja tidak sayang?!—Kau membuat kue ini untuknya?” In Wha menyeka keringat pada kening Minhee.

“Tentu saja?! – Ah selesai!” Minhee berhasil memyiramkan Sari buah Strawberry untuk sentuhan akhir, menepuk kedua tangannya puas melihat hasil karyanya.

112315_1659_COLORRINGPa1.jpg

“Bagaimana menurut ibu?, Apa kue ini cantik?? – Apa Siwon-Oppa akan menyukainya?” Minhee menatap penuh harap. “Tentu saja ini Indah sekali— Siwon akan sangat senang ketika melihat Red Velvet ini berada di meja kerjanya” Jawab In Wha membuat Minhee mengembangkan Senyum yang selalu membuat In Wha bahagia ketika melihatnya.

“Baiklah kalau begitu?!— aku akan bersiap-siap terlebih dahulu” Minhee melepaskan kaitan Apron yang ia kenakan. “Ibu Terimakasih— Aku menyayangi Mu ” Minhee berjalan cepat mendekati Ibu mertuanya, Mencium singkat pipi In Wha sebelum keluar dari arah dapur.

“Jangan Sentuh Kue itu!, bagian Ibu dan Ayah sudah ku siapkan di lemari pendingin” Teriak Minhee membuat In Wha yang ingin mencolek sedikit saus strawberry yang terdapat di kue terhenti, mendesah , menundukkan wajahnya kemudian tersenyum seraya menghela nafasnya.

“Kau sungguh tidak sopan, Kim Minheeee!!!!” Teriak In Wha yang kemudian tertawa bersama isteri kepala pelayan Song yang sedari tadi sibuk membersihkan dapur.

112315_1659_COLORRINGPa2.jpg

How do I look?” Minhee menghampiri Ayah dan Ibu Choi yang sedang menikmati sarapan pagi mereka. “Pretty as always!” Choi Young Jae tersenyum menatap Minhee berjalan mendekat.

Eiiii!!~ You liar right! – Tsk tsk tsk ” Minhee memicingkan matanya, menggeleng-gelengkan kepalanya.

Thankyou daddy— I love You” Minhee mengecup pipi Young jae singkat dan beralih mencium pipi In Wha yang sudah menatapnya dengan iri. “ I love you more Mommy!

“Morning! ”

“Morning! ” balas Minhee melihat Minho mengecup kening Ayah dan Ibu nya secara bergantian. “Where is my kiss?!” Protes Minhee karena Minho tidak mengecup pipi nya seperti yang biasa Minho lakukan ketika bertemu dengan Minhee, tentu saja ketika mereka berada di luar rumah sakit . ” Stop asking me! Your Husband will kill me! Because of that” Minho memutar kedua matanya kesal namun tetap menghampiri Minhee dan mengecup pipi nya singkat. “Just
Told me if he try to kill you, i would help him for sure! ” kekeh Minhee yang kemudian membuat Ayah dan Ibu serta Minhee sendiri menutup telinganya mendengar Minho protes “Noonnaaa!!!”

“Ah! Hari ini Hyung berulang tahun bukan, apa yang akan kita lakukan malam ini? Apakah akan ada ritual seperti biasa?” Minho menatap Ayah dan Ibu nya bergantian. Minhee pun yang sedang menyantap sarapannya menghentikan kegiatannya. ” Ritual? – Ritual seperti apa yang biasa dilakukan?” Minhee menatap Minho serta ayah dan ibu Choi bergantian.

just family Dinner at Restaurant

So?!, Where we should eat tonight?” Minhee bertanya setelah Minho memberikan jawaban

Japanese sounds Good!—” i want try New Japanese restaurant at Dongdaemun. My Friends said that really delicious

Huaahh.. Mommy!!— How do you know that i really want to eat Japanese food, i even had a dream about that last night” Minheee menganggukan kepalanya setuju dengan ide yang diutarakan oleh In Wha. In Wha memberikan two tumbs Up kepada Minhee yang membalas dengan kedipan disebelah matanya.

“Cih~ Wanita! – Agghhh Appooo!!! ” Minho mengelus kepalanya yang sukses mendapat lemparan buah jeruk dari Minhee.

“Noonaa!”



“Kau sudah mau pergi” Minho menghampiri Minhee yang sedang memeriksa kembali barang bawaanya. “Eoh!— Kau mau menemaniku?” tanya Minhee tanpa menatap Minho yang sudah berada disebelahnya, memperhatikan barang-barang yang akan dibawa Minhee.

“Aku bantu!— hari ini aku bertugas di ruang gawat darurat bersama Oh
Sehun dan Lee
Minhyuk” Minho membawakan Cake untuk dimasukan ke dalam Red Cardillac ATS Coupe milik Minhee. “Lalu untuk apa kamera mu?! – Sejak kapan dokter boleh membawa kamera kedalam ruang IGD?” Minhee menatap kamera yang tergantung dileher Minho dengan mengerutkan dahinya.

Noona! Come on— I just want to take a picture of you..”

Me?!, Why?”

Just want to.. please stop asking and do the right pose?!” Minho menarik Minhee paksa tanpa memperdulikan teriakan Minhee.

One .. Two.. Three.. say Cheesee!”

112315_1659_COLORRINGPa3.jpg

“Huaah.. Pretty…! ” Minho tersenyum puas memandang hasil jepretan kamera yang ia lakukan. “You can Go now! ” Minho menarik kembali tangan Minhee menuju mobil nya.

I will send it to you later!” Minho mengecup pipi Minhee singkat seraya membukakan pintu kemudi untuk Minhee.

” Sampaikan salam ku untuk Siwon Hyung! –” katakan hadiah ku akan menyusul nanti ” ucap Minho tepat sebelum Minhee pergi meninggalkan rumah keluarga Choi.

“Kau sungguh beruntung Hyung! Dan aku sangat beruntung mempunyai kakak ipar seperti Noona” Minho tersenyum seraya melangkahkan kakinya kembali kedalam rumah keluarga Choi.




Goo See Young
menggerutu dalam hatinya karena pekerjaan yang sedang ia lakukan tidak kunjung selesai. Salah satu Artis papan atas korea selatan itu sudah menunjukkan wajah tidak bersahabat kepada Kru film terbarunya bersama salah satu anggota boyband ternama di Korea selatan dikarenakan beberapa perlengkapan Shooting mereka hari ini tidak berfungsi dengan baik, Sehingga membuat semua rencana nya berantakan. Rencana yang khusus ia lakukan untuk seseorang yang ia yakini akan kembali padanya.

“Lalu sampai kapan aku harus menunggu?!” tanya nya dengan suara angkuh.

“Kami sedang menunggu alat pengganti tiba, lalu kita bisa memluai Shootingnya kembali.” Jawab salah satu kru dengan sedikit gugup. Pasalnya Actress yang berada dibawah naungan C-H Entertaiment ini mempunyai temprament yang tidak baik jika menyangkut keterlambatan dan waktu. Dan sudah bukan rahasia umum lagi jika Sifatnya menjadi lebih buruk beberapa minggu belakangan ini, bahkan Kim Woo Bin yang menjadi lawan mainnya pun tidak habis pikir bagaimana seorang Cho Kyuhyun bisa menerima Se Young menjadi salah satu Actress yang berada dalam satu atap dengan nya.

“Aku pergi!— hubungi aku jika semua sudah siap, aku perlu udara segar” Se Young melangkahkan kakinya meninggalkan set tanpa peduli dengan omongan orang dibelakangnya. Hari ini adalah hari Spesial, hari dimana seorang bernama Choi Siwon sedang berulang tahun. Hari dimana ia berniat untuk merebut Siwon kembali.

“Sungmin-sshi! Apa Tuan Choi ada di kantornya siang ini?” tanya Se Young melalui telepone gengamnya seraya melihat jam yang ada di pergelangan tangan kirinya yang menunjukkan pukul 11 siang.

“Tidak! Tuan sedang berada di hotel” jawab Sungmin

“Baiklah!- Terimakasih ” Se Young mengakhiri percakapannya dengan Sungmin.

Goo Se Young melajukan Mercedes Bens S class nya menuju Hotel milik Siwon yang jaraknya tak begitu jauh dari tepatnya berada saat ini. Tidak sampai 30 menit pun Se Young sudah memarkirkan kendaraanya di pelataran basement hotel, ia mengenakan Coat dan topi untuk menutup pakaian yang ia kenakan siang ini. Pakaian yang sama dengan yang ia kenakan saat Shooting film sebelum nya.

“Tuan Choi?” Se Young bertanya pada resepsionis

“Tuan berada di lantai ruangannya Nona!” jawab seorang resepsionis

“Se Young!,Aku sudah membuat janji dengannya!—Tolong tunjukkan ruangannya”

“Lantai 10 gedung C anda bisa melewati Lift yang berada disebelah barat, salah satu petugas kami yang berada disana akan membantu anda” ucap resepsionis tersebut dengan ramah.

“Baiklah! Terimakasih! ” Se Young berjalan mengikuti instruksi dari resepsionis tadi menuju keruangan Siwon.



Minhee datang mengenakan pakaian Casual tetap terlihat memukau siapapun yang melihatnya sedang memarkirkan kendaraanya di depan lobby utama hotel yang diperuntukan khusus untuk tamu VVIP. MInhee keluar dari mobilnya dibantu oleh pegawai hotel yang melihatnya datang. Minhee meminta mereka untuk membantunya untuk membawakan beberapa barang untuk menyempurnakan kejutan yang ia rencanakan di hari ulang tahun Siwon.

“Tolong bawakan kue ini beserta White Wine dan piring kecil keruangan suami ku” perintah Minhee pada pegawai yang membawa kue menuju dapur hotel. MInhee melangkahkan kakinya untuk menyapa salah satu pegawai yang menangani seluruh jadwal Siwon yaitu Lee Sungmin.

“Sungmin-sshi” Minhee berjalan mendekati Sungmin

“Nyonya muda, bagaimana keadaan anda?” Sungmin membalikkan tubuhnya, seraya membungkukkan badannya untuk memberi hormat kepada Minhee. ” Aku baik sekali!— Bagaimana keadaan mu? pasti sangat sulit untuk mengurus suamiku disela-sela kesibukan mu mengurus pernikahan mu sendiri” Minhee tersenyum pada Sungmin yang hanya tersenyum.

“Pastikan kau mengundang ku untuk hadir dalam hari bahagia mu.”

“Tentu saja Nyonya muda, Anda dan keluarga Choi akan menjadi tamu kehormatan diacara kami” Sungmin tersenyum.

“Ah! Apa kau tahu dimana Suamiku?—” Aku membawa sedikit kejutan kecil untuknya karena hari ini adalah hari kelahirannya “Bisik Minhee pada Sungmin.

“Tuan Choi sepertinya ada di ruangannya, memang hari ini Tuan muda mengkhususkan fokusnya untuk hotel dan sejak tadi tuan tidak terlihat keluar dari ruangannya Nyonya.” Sungmin menjelaskan kegiatan Siwon hari ini pada Minhee.

 

“Baguslah kalau begitu! Bisakah kau mengantarkan aku menuju ruangannya?”

“Tentu saja Nyonya, dengan senang hati ” ucap Sungmin yang tidak mengetahui jika Siwon sedang kedatangan tamu yang sudah pasti tidak pernah di harapkan kehadirannya oleh Minhee.

Tak butuh waktu lama untuk Minhee dan Sungmin berada di lantai 10 gedung C. Gedung yang terdiri dari 20 lantai diperuntukkan untuk “Office” Hotel. Minhee dan Sungmin berjalan menuju ruangan Siwon.

“Sungmin sshi!— bisa aku minta bantuan mu untuk mengecek kembali kue dan beberapa keperluan yang ku minta pada bagian Kitchen?” Minhee menghentikan langkahnya memandang Sungmin.

“Baik Nyonya, akan saya lakukan!” Sungmin membungkukkan badannya sebelum meninggalkan Minhee.

Minhee melanjutkan langkahnya menuju ruangan Siwon dengan senyum merekah, tak henti-hentinya Minhee menundukkan kepalanya membalas sapaan para pegawai Siwon yang berada satu lantai dengan Suaminya.

Namun tak sepersekian detik senyum Minhee menghilang, jantungnya berdetak dengan cepat ketika melihat sesuatu yang sama sekali tidak diharapkan, sesuatu yang tidak ingin ia lihat dari celah pintu ruangan Siwon yang tak tertutup dengan rapat. Minhe meraih gagang pintu untuk membantunya tetap berdiri dengan kedua kakinya.

Minhee melihat tangan Siwon memeluk mesra pinggang seorang wanita yang sedang bercumbu mesra dirinya saat ini. Wanita yang mengenakan kemeja berwarna gelap namun transparant membuat bra hitam yang ia kenakan pun dapat terlihat oleh siapapun. Minhee dapat melihat wajah Siwon yang sangat menikmati kegiatan yang sedang ia lakukan bersama wanita tersebut, tubuh Siwon yang bersandar pada dinding ruangan pun sekanan tidak menganggu kegiatan mereka saat ini. Bahkan Minhee dapat mendengar tautan bibir mereka mengeluarkan bunyi-bunyi yang menyayat hatinya

“Siwon!!”

Suara gemetar Minhee membuat kegiatan Siwon dan seorang wanita yang ternyata adalah Goo Se Young terhenti. Siwon mendorong Se Young menjauh dari tubuhnya sehingga membuat Se Young hampir saja tersungkur.

“Minhee-ya! ”

Minhee dapat melihat dengan sangat jelas Siwon menunjukkan wajah terkejutnya sementara wanita bernama Se young hanya tersenyum sinis menatap Minhee yang berjalan mendekati mereka berdua.

“Minhee-ya! ” Siwon melangkahkan kakinya mendekati Minhee yang sedang melangkahkan kakinya mendekati Siwon. Namun dugaan Siwon salah, Minhee melewatinya dan mendekat ke arah Se Young yang baru saja mengikat rambut panjangnya asal menatap Minhee dengan tatapan menantang.

112315_1659_COLORRINGPa4.png

“Jadi ini kegiatan seorang Actress disaat waktu luangnya?” Minhee menatap Se Young tepat berada di hadapannya dengan tatapan tajam. “Cih!~ hhhaahhahaaa” Minhee tertawa Sumbang, menundukkan wajahnya menahan suara tawa penuh amarah kemudian kembali menatap Se Young tak tak bergeming dari tempatnnya.

“PLAAKKKK!!!! – Dengan menganggu Suami orang lain?!” Minhee melayangkan tangan kanannya tepat mengenai pipi Kiri Se young.

“Murahan?!— Apa setiap Actress melakukan hal yang sama seperti mu? atau hanya dirimu saja?!” Se Young menatap Minhee dengan tajam setelah mendengar Minhee mengeluarkan kata-kata kasar.

“Kenapa kau tidak terima?!” pada kenyataannya memang seperti itu kan?! Kau memang M-U-R-A-H-A-N !!!“Minhee tersenyum penuh kemenangan, tanpa mempedulikan Se Young yang menatapnya dengan tajam. “Mungkin aku akan menghubungi Kyuhyun untuk segera menendang mu dari perusahaanya”

Se Young melayangkan tangannya keudara untuk membalas semua yang Minhee lakukan padanya namun alangkah terkejutnya Se Young ketika ada sebuah tangan yang menangkap tangan nya yang hampir mendarat sempurna di pipi Minhee.

“Oppa! ” Protes Se Young melihat Siwon yang menahan tangan Se Young.

” Hentikan!! Ku mohon! ” Siwon menatap Se Young dengan tatapan memohon.

“Cih!- Sungguh perselingkuhan yang menarik” Minhee tertawa sinis membuat Siwon menatapnya.

“Hentikan Kim Minhee!— Cukup!” Siwon menatap Minhee dengan tatapan yang sama, tatapan memohon.

Minhee meraih gagang telepone yang terdapat dimeja kerja Siwon. “Panggilkan Security keruangan suami ku dan juga Sungmin sshi yang sedang berada di kitchen! ” Minhee mengembalikan gagang telepone tersebut dengan keras

“Apa yang kau lakukan Minhee-ya ?!” Siwon membulatkan kedua matanya

“Menyeret wanita jalang ini keluar dari tempat yang tidak seharusnya— Ini bukan tempatnya dan ia tidak pantas untuk berada disini!”

“KIM MINHEE!!!! ” Siwon menaikkan nada bicaranya merubah tatapan yang berawal dengan tatapan memohon menjadi tatapan penuh amarah. Siwon tidak percaya jika Minhee akan menghubungi security dan mengatakan hal yang tidak sepantasnya.

“Bawa wanita ini keluar!!—Blacklist dia sini, jika suatu hari aku masih melihatnya berkeliaran dihotel ini, ku pastikan kalian yang akan aku backlist..MENGERTI!!!!!” Perintah Minhee kepada dua Security yang datang ke ruangan Siwon bersamaan dengan Sungmin yang membawa pesanan Minhee.

“Lepaskan!!! ” Se Young melepaskan tangannya dari dua security yang berusaha menariknya keluar dari ruangan Siwon. ” Akan ku pastikan kau menyesal telah memperlakukan aku seperti ini.” Se Young berjalan meninggalkan ruangan Siwon diikuti dengan Security dan Sungmin.



“Jadi ini yang kau lakukan dibelakangku Siwon sshi? ermesra-mesraan dengan wanita lain saat aku tidak berada disekitar mu” Minhee menatap Siwon tajam.

“How Could You?!” Minhee berusaha menahan air matanya

“Minhee-ya!” Siwon berjalan mendekat kearah Minhee

“Jangan mendekat— ku bilang Jangan mendekat!!!” Minhee berteriak ketika Siwon berusaha mendekatinya.

How Could You doing This to me!” Minhee menatap Siwon penuh kebencian bersamaan dengan air mata yang sudah tak bisa Minhee bendung. Kau sudah membohongi ku, kau mempermainkan perasaan ku!!”

“Tidak! Tidak! Memang aku yang sungguh bodoh karena menganggap kau telah berubah” Minhee merutuki dirinya sendiri yang percaya jika Siwon mulai mencintainya. Minhee menyeka air matanya dengan cepat seraya kembali menormalkan nafasnya yang sempat tidak beraturan.

“Seharusnya aku yang memberi mu kejutan di ulang tahun mu ini!” Siwon membelakakan matanya terkejut, karena ia tidak menyadari bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya.

“Namun ternyata Tuhan berkehendak lain! ” Minhee mendengus menatap Siwon yang memandang Minhee dengan tatapan penuh penyesalan

“Terimakasih Siwon-sshi! – Terimakasih Banyak atas hadiah yang kau berikan padaku”

“Ah!—Kau bisa menikmati Kue yang sengaja kubuatkan khusus untuk mu pagi ini!” Minhee menunjuk kearah kereta makanan seraya melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan Siwon

Namun pergelangan tangannya ditahan oleh Siwon membuat Minhee berbalik badan menatap tajam kearah Siwon. “Aku Minta maaf Minhee-ya! Aku—tidak sengaja, Aku bisa menjelaskannya!”

“Tidak Segaja?!— hah! Demi Tuhan CEO CHOI SIWON yang terhormat!, Apa Kau kira aku akan percaya dengan kata-katamu?!” Minhee mendengus seraya mengeleng-gelengkan kepalanya.

“Ah! Simpan penjelasan mu!, aku tak ingin mendengarknya!!”

“Pastikan kau akan hadir di acara makan malam bersama keluarga mu!— Sekarang Lepaskan tanganku !” Minhee menghempaskan tangan Siwon dengan kasar meninggalkan Siwon sendirian.

Minhee melangkahkan kakinya dengan terburu-buru, tak lupa mengenakan kaca mata hitamnya untuk mencegah para karyawan melihat kedua matanya yang merah menahan marah. Minhee mengendarai Mobilnya menjauh dari hotel, ia bahkan tidak mengerti kemana ia harus pergi, yang ia inginkan hanyalah menjauh dari Siwon, jika perlu ia memilih untuk menghilang selama nya dari Siwon. Minhee meminggirkan Red Cardilac ATS Coupe miliknya, tangan kanannya berusaha berusaha meraih handphone yang terdapat di dalam tas Hermes, sementara tangan kiri nya memegang kepalanya yang tiba-tiba sakit hingga membuatnya sulit untuk bernafas. Menekan angka 5 pada Iphone miliknya yang langsung menghubungkan dengan sahabat baiknya seraya berusaha bernafas menggunakan mulutnya.

“Kumohon, Tolong aku” rintih Minhee.

“Yoo— In— Na!! “Minhee berusaha menetralisir rasa sakit yang menyerang tubuhnya dengan cara bernafas secara normal.

“Minhee ya! Bagaimana kau tahu aku sudah kembali ke rumah sakit?, kau merindukan ku eoh?! Aku tahu itu.” Ucap Yoo In Na melangkahkan kakinya menuju ruang prakteknya.

“Kau memang tak bisa hidup tanpa ku bukan? HaHa – Ha – Minhee ya, kau baik-baik saja?” Tawa In Na menghilang ketika mendengar suara nafas Minhee yang tidak beraturan. In Na sangat tahu jika Minhee tidak mempunyai riwayat penyakit Asma. In Na menghentikan langkahnya, mengedarkan pandangannya mencari keberadaan para sahabatnya

“Minhee-ya!! Kau kenapa?”

“Sakiit! Sekali In Na – ya!… khuuuukkhh!” ringis Minhee. Yoo In Na melangkahkan kakinya dengan cepat kemudian berlari menuju ruang gawat darurat mencari keberadaan kedua sahabat dokternya Chansung dan Changmin.

“Dimana Dokter Hwang dan Shim?” tanya In Na pada salah satu suster jaga.

“Mereka tidak ada disini” jawab suster tersebut.

“Minhee ya!” Panggil In Na memastikan jika Minhee masih dalam kondisi sadar. “Hubungi mereka — Kode Blue!” Perintah In Na dengan telepone gengam tetap menempel di telinganya. Suster itu pun terkejut mendengar Kode Blue yang disampaikan oleh Dokter kandungan ini, dengan cepat Suster itu pun meraih gagang telepone untuk menghubungi Changmin maupun Chansung melalui telepone gengamnya, serta meminta bantuan suster lain untuk mengumumkan pencarian kedua dokter sibuk itu dengan menggunakan pengeras suara.

“Minhee-ya Minggirkan kedaraan Mu, buka kaca mobil mu sedikit biarkan udara luar masuk dan cobalah bernafas dengan benar! “In Na memberikan Instruksi pada Minhee, namun ia tak mendengar respone dari lawan bicaranya.

“Minhee ya!— Kau mendengarkan aku?” Yoo In Na panik, takut sesuatu terjadi pada Minhee.

“Kim Minhee!!” Teriak In Na lagi.

“Aku mendengar mu” Jawab Minhee terbata membuat In Na menghela nafas lega.

“Maaf Dokter, kami tidak bisa menghubungi mereka.” lapor suster IGD tersebut. In Na mendesah kesal “HUBUNGI MEREKA – JANGAN BERHENTI SEBELUM BERHASIL!!” Teriakan In Na berhasil menarik perhatian seluruh penghuni ruang Instalasi Gawat Darurat.

“Minhee ya!! Kau masih disana? Dokter Kim?!!” In Na menatap suster Shin yang baru saja datang menghampirinya, terkejut karena In Na memanggil nama Minhee kencang. In Na mengelengkan kepalanya memberi isyarat jika ia tidak tahu apa yang terjadi dengan Minhee sekarang.

“Kim Minhee, kau mendengar ku bukan? Katakan dimana kau berada? Aku akan menyusulmu.” Tanya In Na tak mendapatkan respon.

“Aku akan mencari keberadaan Minhee. Suster Shin jika kau berhasil menghubungi Chansung atau Changmin tolong minta mereka untuk menghubungi ku! Dan beri tahu aku Jika Minhee tiba di RS” In Na berlari meninggalkan IGD namun langkahnya kembali terhenti ketika seseorang meneriakan nama nya.

“Dr Yoo!!— Seseorang menghubungi bagain pendaftaran untuk meyiapkan tempat tidur atas nama Dokter Kim! 15 menit lagi mereka akan tiba!” lapor suster kepala yang berhasil mengejar Dokter Yoo In Na, salah satu dokter bedah anak yang baru saja kembali dari tugas kenegaraan selama 3 bulan di pedalaman Afrika bersama Team dari Metropolist International hospital. Dokter yang sudah menjalin hubungan pertemanan dengan Minhee sejak semester 1 saat mengambil gelar dokter umum di Konkuk University.



A Few Minutes Laters

Sebuah white lamborgini Huracan limited series berhenti dengan cepat berhenti tepat di depan pintu Instalasi gawat darurat. Seorang pria berjaket kulit dengan kaca mata hitam membingkai wajah tegasnya keluar dari kursi kemudi berlari menuju sisi kursi penumpang untuk membawa seseorang wanita kedalam ruang IGD, wajah khawatir terpancar diwajahnya. Setelah berhasil membawa wanita tersebut kedalam pelukannya, membawanya dengan ala Bridal style dan segera berlari menuju ruang IGD dengan wanita itu tetap berada dalam pelukkannya.

“Tolong disini!! ” Teriak Pria bersuara bass tersebut merebahkan wanita yang berada dalam pelukannya disalah satu tempat tidur IGD.

“Dokter KIM!!!” Teriak salah satu Suster membuat In Ha yang berada tak jauh dari sana pun mendekat ke arah Minhee untuk memberikan pertolongan pada Minhee.


Melihat wanita tersebut sudah berada ditangan yang tepat. Pria berwajah dingin berpenampilan seperti seorang Mafia tersebut pun memilih untuk pergi secara diam-diam.

“Kau tidak pernah berubah Minhee-ya! – Tetap Cantik dan Bodoh!.” Dengan tersenyum sinis pria tersebut melangkahkan kakinya meninggalkan ruang IGD menuju kendaraannya.

“Sampai bertemu lagi! Minhee-ku sayang!” Pria yang bernama Choi Seung-Hyun tersenyum sebelum masuk kedalam kendaraannya dan pergi meninggalkan rumah sakit.

112315_1659_COLORRINGPa5.jpg

To Be Continued

If You read this Story Carefully, You will Know Who is SeungHyun in Minhee’s Life ..

Why i used Him? Because Seunghyun is my Bias in bigbang too kekekekke ..

Enjoy!


Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: